Warga Desa Pemangkih Dilaporkan Hilang di Sungai, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:42 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BARABAI – Seorang warga berinisial MR (62) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di sungai kawasan Desa Pemangkih, Kecamatan Labuhan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat malam (16/5/2026).

Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin sekitar pukul 20.55 Wita dari Kepala Desa Pemangkih, Budi. Korban diduga hilang di sekitar bantaran sungai dekat masjid desa setempat.

Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian bermula ketika warga memeriksa area masjid sekitar pukul 18.15 Wita karena marbot masjid tidak menyalakan radio persiapan azan seperti biasanya. Saat dilakukan pengecekan, korban tidak ditemukan. Warga kemudian menemukan sandal dan sepeda motor milik korban berada di tepi sungai.

Baca Juga :  Diduga Tenggelam di Irigasi Mentaos, Motor Misterius Ditemukan Terparkir Sejak Pagi

Masyarakat bersama aparat desa sempat melakukan pencarian awal di sekitar lokasi, namun hingga malam hari korban belum berhasil ditemukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Pos SAR Tabalong diberangkatkan menuju lokasi sekitar pukul 21.15 Wita menggunakan kendaraan rescue. Tim membawa sejumlah perlengkapan pencarian seperti perahu karet, alat komunikasi, perlengkapan water rescue, serta peralatan SAR lainnya.

Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dari Pos SAR Tabalong, Koramil Labuhan Amas Utara, Polsek Labuhan Amas, BPBD Hulu Sungai Tengah, Damkar HST, relawan Rescue Muara Kata, hingga warga setempat.

SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana mengatakan tim gabungan langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga.

Baca Juga :  BPBD Banjar Distribusikan Bantuan Bagi Warga Terdampak Angin Kencang di Lima Kecamatan

“Begitu menerima informasi, personel langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi awal korban tenggelam,” ujarnya.

Ia menjelaskan kondisi pencahayaan yang terbatas pada malam hari menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian. Meski demikian, penyisiran tetap dilakukan secara terkoordinasi bersama seluruh unsur yang terlibat.

Pihak SAR juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai, terutama pada malam hari dan saat kondisi arus sungai meningkat.

Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian dan operasi SAR terus dilanjutkan di sekitar aliran sungai Desa Pemangkih.

Berita Terkait

Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan, Jukung Diduga Tenggelam
Kebakaran Besar di Kelurahan Melayu Tenggarong, 47 KK Terdampak dan Lebih dari 50 Rumah Dilaporkan Terbakar
Alfamart Gambut Terbakar, Polisi Amankan TKP dan Identifikasi Korban
Kecelakaan Maut di Perempatan Sekumpul, Truk Delivering Joy Disorot Usai Tinggalkan Lokasi
Perhiasan hingga Ponsel Hilang, Polisi Dalami Dugaan Perampokan Berujung Kematian Lansia di Martapura
Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah, Polisi Telusuri Barang yang Diduga Hilang
Diduga Tangki BBM Bocor, Sepeda Motor Terbakar di Gang Pribadi Sekumpul
Warga Sekumpul Dikejutkan Penemuan Pria Paruh Baya Meninggal di Dalam Rumah

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:20 WITA

Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan, Jukung Diduga Tenggelam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Kebakaran Besar di Kelurahan Melayu Tenggarong, 47 KK Terdampak dan Lebih dari 50 Rumah Dilaporkan Terbakar

Rabu, 30 September 2026 - 09:40 WITA

Alfamart Gambut Terbakar, Polisi Amankan TKP dan Identifikasi Korban

Minggu, 20 September 2026 - 00:35 WITA

Kecelakaan Maut di Perempatan Sekumpul, Truk Delivering Joy Disorot Usai Tinggalkan Lokasi

Selasa, 1 September 2026 - 14:47 WITA

Perhiasan hingga Ponsel Hilang, Polisi Dalami Dugaan Perampokan Berujung Kematian Lansia di Martapura

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA