Satgas Cs-137 : Produk Olahan Charoen Pokphand Indonesia Aman Dari Cesium

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 15:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, Banjarmasin –   Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kontaminasi Radioaktif Cs-137 dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (12/11/2025) menegaskan produk ayam olahan dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) di kawasan industri Cikande dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

Hal ini disampaikan Ketua Satgas Cs-137, Bara Krishna Hasibuan kepada wartawan di Jakarta sebagaimana dilansir melalui siaran pers PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk kepada wartawan di Kalimantan Selatan.

Krishna menjelaskan bahwa status fasilitas CPI pasca dekontaminasi telah bersih. Hal ini sekaligus mengklarifikasi nama CPI yang sempat beredar dalam daftar fasilitas terdampak kontaminasi paparan radio aktif Cesium 137.

“Saya tegaskan sekali lagi, bahwa pabrik PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) telah selesai dilakukan dekontaminasi dan dinyatakan clear and clean. Artinya produk CPI yang berada di Kawasan Industri Modern Cikande Banten aman dari paparan radioaktif,” ungkap Bara Krishna Hasibuan di Kemenko Pangan Jakarta.

Bara juga menegaskan tidak ada peternakan di lokasi pabrik pengolahan ayam tersebut. Sehingga, jika ditemukan adanya ternak yang terkontaminasi, maka ternak tersebut sangat mungkin milik warga.

Krishna menegaskan bahwa hewan dimaksud di sana itu bukan farm atau peternakan. Kalau misalkan ada hewan atau unggas, itu adalah yang dimiliki atau dipelihara warga sekitar.

Baca Juga :  Tata Ruang Dorong Investasi, Nusron Catat Pencapaian Rp357 Triliun di Masa Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sistem produksi di fasilitas tersebut (CPI) diterangkan bersifat hit and run. Artinya begitu unggas atau ayam datang langsung dipotong dan diproses tanpa melalui proses peternakan di lokasi Rumah Pemotongan Hewan Unggas, tersebut.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen PKH Kementerian Pertanian, I Ketut Wirata juga menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan uji menyeluruh pada setiap sampel produk dari RPHU PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk di Cikande.

“Dari hasil uji menggunakan metode spektrometri gamma, hasilnya menyatakan bahwa seluruh sampel itu tidak terdeteksi atau tidak ada paparan radioaktif, termasuk isotop cesium-137,” papar Ketut.

Berdasarkan hasil uji laboratorium tersebut, Ketut memastikan bahwa produk olahan ayam dari pabrik penghasil merek seperti Champ dan Fiesta layak dan aman dikonsumsi.

Baca Juga :  Kementerian Haji Dibentuk, Kemenag Pastikan Layanan Jemaah Tetap Prima

Proses verifikasi ini, menurut Ketut dilakukan setelah sempat dihentikannya sementara aktivitas produksi di fasilitas RPHU dan unit pengolahan pangan.

Dengan status clear and clean yang telah diperoleh, Satgas Cesium-137 telah memberikan ijin kembali pada CPI untuk beroperasi secara normal.

Terpisah, Gun Affandy selaku Communication & Public Affair Coordinator PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk mempertegas bahwa apa yang disampaikan Satgas Cs-137 merupakan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa seluruh hasil olahan menggunakan ayam potong dari RPHU PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk di Cikande aman konsumsi.

“Jadi konsumen tak perlu meragukan atas produk kami. Semua telah diuji di laboratorium resmi dan termasuk oleh BRIN dengan hasil Clear and Clean,” ujar Gun Affandy.

Atas peristiwa ini, pihaknya memberlakukan pengamanan produk secara teliti dari proses awal hingga akhir untuk memastikan keamanan dari hal apapun.

Gun menegaskan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk menghasilkan produk dengan kualitas yang terbaik dengan quality control yang ketat.

Berita Terkait

Sambut HUT ke-81 RI, FDM Banjarmasin Bagikan 500 Bendera Merah Putih
Pemerintah Gelontorkan Rp58,97 Triliun untuk Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
LPKSM Borneo Kalimantan Dukung Layanan Sertifikat 10 Hari, Minta Pengawasan Diperketat
Silaturahmi di Kraton Majapahit Berbuah Dialog Kebangsaan, Hendropriyono Bahas Jejak Peradaban Nusantara
Dari Kotabaru Menuju Panggung Nasional, Video Kelulusan SARVARA 2026 SMAN 2 Kotabaru Raih Dua Penghargaan REEDID Award
LPKSM Borneo Kalimantan Soroti Implementasi B50, Ingatkan Dampaknya bagi Konsumen dan Sektor Logistik
Soroti Program Donor Darah Berhadiah Beras, Calon Komisioner BPKN Minta RSUD AWS Jamin Transparansi
Paser Siap Gelar Kejuaraan Paralayang Internasional, Atlet Dunia Dijadwalkan Ambil Bagian

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:24 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, FDM Banjarmasin Bagikan 500 Bendera Merah Putih

Senin, 27 Juli 2026 - 00:53 WITA

Pemerintah Gelontorkan Rp58,97 Triliun untuk Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:29 WITA

LPKSM Borneo Kalimantan Dukung Layanan Sertifikat 10 Hari, Minta Pengawasan Diperketat

Senin, 6 Juli 2026 - 22:04 WITA

Silaturahmi di Kraton Majapahit Berbuah Dialog Kebangsaan, Hendropriyono Bahas Jejak Peradaban Nusantara

Senin, 6 Juli 2026 - 21:21 WITA

Dari Kotabaru Menuju Panggung Nasional, Video Kelulusan SARVARA 2026 SMAN 2 Kotabaru Raih Dua Penghargaan REEDID Award

Berita Terbaru