Soroti Program Donor Darah Berhadiah Beras, Calon Komisioner BPKN Minta RSUD AWS Jamin Transparansi

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:32 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, JAKARTA – Program “Donor Darah Bawa Pulang 5 Kilogram Beras” yang akan dilaksanakan RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda menuai perhatian dari Praktisi Hukum dan Perlindungan Konsumen Kalimantan Timur, M. Irfan Fajrianur, S.E., S.H., C.P.M.

Irfan yang saat ini tengah menunggu pengumuman hasil seleksi Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI periode mendatang meminta agar pelaksanaan program tersebut dilakukan secara transparan dan akuntabel guna menghindari potensi komersialisasi dalam kegiatan kemanusiaan.

Menurutnya, setiap program sosial yang melibatkan insentif atau pengadaan barang harus diawasi secara ketat agar tidak menimbulkan persoalan tata kelola di kemudian hari.

“Kita tentu mendukung inovasi pelayanan kesehatan dan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam donor darah. Namun, transparansi harus menjadi prioritas agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat,” kata Irfan, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga :  Mahasiswa FKM UI 2025 Gelar “FKM Berbagi 2.0 – PELANGI” Bersama YKAKI

Ia menilai, pengalaman berbagai program bantuan sosial di Indonesia menunjukkan bahwa program yang melibatkan pengadaan komoditas berpotensi menimbulkan persoalan apabila tidak disertai sistem pengawasan yang memadai.

Karena itu, Irfan mengingatkan pentingnya keterbukaan informasi, terutama terkait mekanisme pengadaan beras yang akan dibagikan kepada pendonor.

“Publik perlu mengetahui dari mana sumber anggaran program tersebut, bagaimana mekanisme pengadaannya, serta siapa pihak penyedianya. Keterbukaan informasi ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik,” ujarnya.

Selain itu, Irfan juga menyoroti perlunya edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan darah yang telah didonorkan, termasuk mekanisme Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) yang berlaku di fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Ratusan Warga Terdampak Banjir Segera Dipindahkan ke Hunian Sementara di Koto Tangah

Menurutnya, masyarakat berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai alur pengelolaan darah, mulai dari proses pengambilan hingga pendistribusiannya kepada pasien.

“Jangan sampai niat tulus masyarakat untuk mendonorkan darah demi kemanusiaan justru menimbulkan pertanyaan di kemudian hari karena kurangnya transparansi. Seluruh proses harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Sebagai bentuk langkah preventif, Irfan mendorong Dewan Pengawas RSUD AWS dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat sebelum program tersebut resmi dijalankan pada 1 Juli 2026.

“Yang terpenting adalah memastikan pelayanan publik berjalan bersih, akuntabel, dan benar-benar berorientasi pada nilai kemanusiaan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan kesehatan dapat terus terjaga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
Bravo !! Petarung Wasaka Arum Jeram Kalsel Raih Dua Perak dan Satu Perunggu di Kejurnas Bali
FAJI Kalsel Sampaikan Terima Kasih Atas Dukungan untuk Kejurnas Arung Jeram di Bali, Targetkan Naik Podium
Siap Tempur di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim Bidik Podium
Super Advanture 2026 Diikuti 120 Tim, Mapala Piranha FPIK ULM Sukses Raih Juara 8
PCNU Banjar Belajar Tata Kelola Organisasi ke Mojokerto, Perkuat Struktur hingga Tingkat Desa
Pemerintah Gelontorkan Rp58,97 Triliun untuk Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
LPKSM Borneo Kalimantan Dukung Layanan Sertifikat 10 Hari, Minta Pengawasan Diperketat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:16 WITA

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Selasa, 29 September 2026 - 15:15 WITA

Bravo !! Petarung Wasaka Arum Jeram Kalsel Raih Dua Perak dan Satu Perunggu di Kejurnas Bali

Kamis, 24 September 2026 - 12:57 WITA

FAJI Kalsel Sampaikan Terima Kasih Atas Dukungan untuk Kejurnas Arung Jeram di Bali, Targetkan Naik Podium

Minggu, 13 September 2026 - 18:21 WITA

Siap Tempur di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim Bidik Podium

Sabtu, 12 September 2026 - 21:35 WITA

Super Advanture 2026 Diikuti 120 Tim, Mapala Piranha FPIK ULM Sukses Raih Juara 8

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA