Kejati Kalsel Tindak Dugaan Penyelewengan Dana PKS di BKSDA

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan buka suara terkait dugaan penyalahgunaan dana Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kalsel, Yuni Priyono, menjelaskan bahwa Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus telah melakukan penggeledahan sebagai bagian dari proses penyidikan dugaan penyalahgunaan wewenang dan dana kegiatan yang berlangsung antara 2021 hingga 2024. Dana tersebut berasal dari PKS sejumlah perusahaan mitra BKSDA dan diduga tidak dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Tragedi di Kawasan Perumahan, Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Pemancingan Banjarbaru

“Tindakan penggeledahan dilaksanakan di Kantor BKSDA Kalimantan Selatan, Jalan Bhayangkara Nomor C6, Banjarbaru,” ujar Yuni Priyono dalam keterangan resmi.

Setibanya di lokasi, tim penyidik yang didampingi personel TNI dan Tim Pengamanan Kejaksaan Negeri Banjarbaru terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak perwakilan instansi terkait. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan penyidikan berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur hukum, sekaligus menjaga prinsip transparansi dan profesionalitas penegakan hukum.

Dalam proses penggeledahan, tim penyidik melakukan pencarian, pengamanan dokumen, data, dan barang bukti, termasuk data elektronik yang berkaitan langsung dengan pembuktian perkara. Barang bukti ini nantinya akan digunakan untuk memperkuat konstruksi hukum dalam penyidikan yang tengah berlangsung.

Baca Juga :  Seminar UNISKA Bahas Kesehatan Mental dan Pentingnya Menjaga Batasan dalam Hubungan Sosial

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan menegaskan, seluruh penanganan kasus dilakukan secara profesional dan objektif, tanpa intervensi dari pihak manapun.

“Setiap bentuk kerja sama yang melibatkan institusi negara dan pihak swasta wajib dikelola secara transparan, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Yuni Priyono.

Berita Terkait

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik
Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa
Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit
Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik
Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu
Di Balik Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita di Banjarbaru, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sekitar
Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara
Keluarga Temukan Kejanggalan pada Tubuh Balita yang Meninggal di Landasan Ulin, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:13 WITA

Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:11 WITA

Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:04 WITA

Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:01 WITA

Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu

Senin, 8 Juni 2026 - 12:57 WITA

Di Balik Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita di Banjarbaru, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sekitar

Berita Terbaru