Seminar UNISKA Bahas Kesehatan Mental dan Pentingnya Menjaga Batasan dalam Hubungan Sosial

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) menggelar seminar bertajuk “Set Your Boundaries: Dekat Belum Tentu Sehat”, Sabtu (27/9/2025), di Aula Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalimantan Selatan.

Seminar ini menarik minat ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, seperti Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Borneo Lestari, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), hingga masyarakat umum.

Acara dimulai dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UNISKA, kemudian dilanjutkan dengan penampilan seni panting oleh perwakilan Nanang Galuh Kalsel yang menambah semarak suasana.

Tantangan Kesehatan Mental di Era Digital

Tampil sebagai narasumber utama, Tosina Sagala, seorang Mental Health Advocate, menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di era serba cepat. Ia menilai kemudahan akses terhadap teknologi dan informasi justru bisa menjadi jebakan yang berpengaruh pada kondisi mental.

“Segalanya sekarang serba instan—transportasi, makanan, hiburan digital. Tapi kemudahan ini juga bisa membuat kita lupa untuk mengenali diri sendiri. Menentukan batasan dalam hubungan sosial itu penting agar kita tetap sehat secara mental,” ujar Tosina dalam paparannya.

Baca Juga :  Grand Q Hotel Banjarbaru Jawab Kebutuhan Tamu Lewat Kasturi Lounge Smoking Room dan Promo Makan Sepuasnya

Ia juga mengajak peserta untuk mulai menyadari nilai hidup yang mereka pegang, serta lebih bijak dalam menjalin relasi agar terhindar dari hubungan yang merugikan secara emosional.

Dampak Pandemi dan Perlunya Etika Sosial

Sementara itu, narasumber lokal Muhammad Hasnan Rifqi, seorang praktisi People Development, mengangkat isu yang masih relevan pasca-pandemi, yakni lemahnya keterampilan sosial di kalangan mahasiswa.

“Pandemi membuat banyak anak muda kehilangan waktu penting dalam proses sosialiasi. Ketika kembali ke lingkungan sosial, banyak yang bingung membaca norma dan etika. Maka dari itu, penting untuk belajar membangun sikap saling menghargai dan memahami batas,” jelas Hasnan.

Relevansi Tema dan Antusiasme Peserta

Ketua pelaksana seminar, Sabila Khairunisa, menjelaskan bahwa tema yang diangkat sangat dekat dengan dinamika kehidupan mahasiswa saat ini. Menurutnya, banyak anak muda belum menyadari bahwa relasi yang tidak sehat bisa berdampak buruk pada mental dan produktivitas.

Baca Juga :  Pemko Banjarbaru Angkat 1.451 PPPK Paruh Waktu, Dorong Efisiensi dan Profesionalitas Aparatur

“Kami ingin membuka wawasan peserta tentang pentingnya mengenali lingkungan yang toksik dan bagaimana cara menjaga batasan diri. Harapannya, setelah seminar ini mereka lebih siap menjalin hubungan yang sehat, baik dalam pertemanan maupun percintaan,” tuturnya.

Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 100 orang, ditambah kehadiran beberapa dosen, acara berlangsung dinamis. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, dengan topik yang mencakup cara mengelola stres, membangun komunikasi sehat, dan menghindari tekanan sosial.

Menyiapkan Generasi Muda yang Lebih Tangguh

Melalui seminar ini, UNISKA MAB berharap dapat mendorong mahasiswa untuk lebih sadar akan pentingnya kesehatan mental dan batasan pribadi dalam kehidupan sosial. Pemahaman ini diharapkan tak hanya menunjang kehidupan pribadi, tapi juga mendukung prestasi akademik dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Berita Terkait

Brigadir Anggi Raih Juara di Turnamen Billiard Hari Jadi Ke 27 Kota Banjarbaru
91 Prajurit Resmi Dilantik, Pangdam XXII/Tambun Bungai Tekankan Kesiapan Tugas di Kalimantan
15 Ribu Soto Banjar Dibagi Gratis, Banjarbaru Dorong Kuliner Lokal Mendunia
Gubernur Kalsel Apresiasi Banjarbaru: 27 Tahun Tumbuh Pesat, Kualitas Hidup Makin Melesat
Pertumbuhan Penduduk Meningkat, DPRD Minta Percepatan Penuntasan RDTR Banjarbaru
Paripurna HUT ke-27, Banjarbaru Paparkan Capaian Pembangunan dan Deretan Prestasi
Seorang Pria di Banjarbaru Diduga Dalam Pengaruh Lem Mencoba Membakar Dalam Rumah, Pelaku Diamankan dan Proses Rehabilitas di YPR Kobra Kalsel
Halal Bihalal Kejogja Kalsel di Banjarbaru: Hangatkan Silaturahmi, Santuni Anak Yatim, hingga Suguhkan Karawitan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:10 WITA

Brigadir Anggi Raih Juara di Turnamen Billiard Hari Jadi Ke 27 Kota Banjarbaru

Jumat, 24 April 2026 - 17:06 WITA

91 Prajurit Resmi Dilantik, Pangdam XXII/Tambun Bungai Tekankan Kesiapan Tugas di Kalimantan

Selasa, 21 April 2026 - 05:55 WITA

15 Ribu Soto Banjar Dibagi Gratis, Banjarbaru Dorong Kuliner Lokal Mendunia

Selasa, 21 April 2026 - 05:52 WITA

Gubernur Kalsel Apresiasi Banjarbaru: 27 Tahun Tumbuh Pesat, Kualitas Hidup Makin Melesat

Minggu, 19 April 2026 - 18:45 WITA

Pertumbuhan Penduduk Meningkat, DPRD Minta Percepatan Penuntasan RDTR Banjarbaru

Berita Terbaru

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA