Kasus Mayat Perempuan di STIHSA Banjarmasin Terungkap, Oknum Polisi Jadi Terduga Tersangka Pembunuhan

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Seili (20), Oknum anggota polisi  terduga pelaku pembunuhan mahasiswi ULM

Muhammad Seili (20), Oknum anggota polisi terduga pelaku pembunuhan mahasiswi ULM

pro1.id, BANJARMASIN – Tabir kematian seorang perempuan muda yang ditemukan tak bernyawa di kawasan Kampus STIHSA Banjarmasin akhirnya terbuka. Kepolisian memastikan telah mengamankan pelaku sekaligus menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Pelaku diketahui bernama Muhammad Seili (20), seorang anggota kepolisian. Ia diduga kuat bertanggung jawab atas tewasnya ZD (20), mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah rangkaian kejadian yang berawal dari pertemuan biasa berujung pada tragedi fatal.

Kronologi Awal Pertemuan

Hasil penyelidikan mengungkap, peristiwa bermula pada Selasa malam, 23 Desember 2025, sekitar pukul 20.00 WITA. Korban dan pelaku berjanji bertemu di sebuah minimarket di kawasan Jalan Mali-Mali. Korban datang menggunakan sepeda motor dan memarkirkannya di lokasi tersebut, lalu ikut bersama pelaku menggunakan mobil.

Setelah itu, keduanya berkeliling menuju sejumlah tempat. Mereka sempat menuju kawasan Bukit Batu dengan alasan membicarakan masalah pribadi pelaku. Perjalanan kemudian berlanjut ke Mess Polda Banjarbaru dan singgah di rumah kerabat pelaku di wilayah Landasan Ulin.

Baca Juga :  Gubernur Kalimantan Selatan Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Program Sekolah Rakyat

Peristiwa di Gambut

Saat melintas di sekitar SPBU Gambut, Kelurahan Kayu Bawang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, pelaku menghentikan kendaraan. Di lokasi inilah, berdasarkan keterangan penyidik, keduanya sempat melakukan hubungan intim di dalam mobil.

Usai kejadian tersebut, situasi berubah. Korban disebut menyampaikan ancaman akan memberitahukan perbuatan pelaku kepada pacarnya. Pernyataan tersebut diduga membuat pelaku panik dan kehilangan kendali.

Aksi Kekerasan hingga Korban Meninggal

Dalam kondisi emosi yang tidak stabil, pelaku kemudian mencekik korban hingga tidak sadarkan diri. Hasil pemeriksaan medis memastikan tindakan tersebut menyebabkan korban meninggal dunia.

Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku membawa jasad korban menuju Kota Banjarmasin. Mobil melintasi kawasan Pemurus dan Sungai Andai sebelum akhirnya berhenti di depan Kampus STIHSA. Sekitar pukul 03.00 WITA, jasad korban ditinggalkan di lokasi tersebut dan kemudian ditemukan oleh warga.

Baca Juga :  Polres Banjarbaru Ungkap Dugaan Penipuan Modus QRIS Palsu

Barang Bukti dan Proses Hukum

Dalam pengungkapan kasus ini, aparat kepolisian menyita sejumlah barang bukti, termasuk dua telepon genggam milik korban yang sebelumnya dibuang di Jalan Ahmad Yani KM 15, dompet, perhiasan emas, kartu identitas, pakaian korban, serta kendaraan yang digunakan pelaku berupa mobil Toyota Rush dan sepeda motor Honda Vario.

Pelaku lebih dahulu diamankan oleh Polres Banjarbaru setelah ditemukan adanya keterkaitan dengan kasus penemuan mayat tersebut. Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Satreskrim Polresta Banjarmasin untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penyidik menegaskan bahwa motif utama tindakan tersebut adalah rasa takut dan kepanikan, karena pelaku khawatir perbuatannya terbongkar. Saat ini, penanganan perkara dilakukan secara intensif dan terbuka, seiring tingginya perhatian masyarakat terhadap kasus yang merenggut nyawa mahasiswi tersebut.

Berita Terkait

Gerakan Pangan Murah Digelar di Banjarbaru, Pemprov Kalsel Bantu Warga Dapatkan Bahan Pokok Lebih Terjangkau Jelang Idulfitri
Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi
PUPR Kalsel Sebut Proyek Stadion Internasional Banjarbaru Capai Rp1 Triliun, Target Groundbreaking 2026
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPRD Kalsel Dorong Kejelasan Proyek Riam Kiwa, Rakor Segera Digelar
Balai Gakkum Kalimantan Bongkar Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Satu Tersangka Diamankan
Panen Eco Enzyme, Bhayangkari Polda Kalsel Perkuat Aksi Peduli Lingkungan
Disdikbud Kalsel Luruskan Kebijakan HP di Sekolah: Pembatasan untuk Disiplin, Bukan Larangan Total
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 17:48 WITA

Gerakan Pangan Murah Digelar di Banjarbaru, Pemprov Kalsel Bantu Warga Dapatkan Bahan Pokok Lebih Terjangkau Jelang Idulfitri

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:26 WITA

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:24 WITA

PUPR Kalsel Sebut Proyek Stadion Internasional Banjarbaru Capai Rp1 Triliun, Target Groundbreaking 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:51 WITA

DPRD Kalsel Dorong Kejelasan Proyek Riam Kiwa, Rakor Segera Digelar

Berita Terbaru