Dua Minggu Bertahan di Pengungsian, Warga Sungai Tabuk Keluhkan Minimnya Kebutuhan Perempuan dan Balita

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA –  Banjir yang merendam wilayah Pantai Rumbia memaksa sejumlah warga mengungsi ke Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Salah satunya Hamdanah, yang bersama keluarganya telah hampir dua pekan meninggalkan rumah akibat genangan air yang mencapai paha orang dewasa.

Hamdanah menuturkan, air mulai masuk ke rumah hingga tidak memungkinkan untuk bertahan. Kondisi tersebut membuat keluarganya memilih mengungsi demi keselamatan.

“Air di rumah sudah sepaha, jadi kami tidak bisa tinggal lagi dan harus mengungsi,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Di lokasi pengungsian, Hamdanah tinggal bersama empat kepala keluarga yang terdiri dari suami, anak, cucu, serta anggota keluarga lainnya. Anak-anak yang ikut mengungsi sebagian masih berusia balita hingga enam tahun.

Ia menyampaikan bahwa bantuan makanan di pengungsian tidak selalu datang secara teratur. Dalam sehari, warga terkadang hanya menerima satu kali makan.

“Kadang dua kali makan, kadang cuma sekali. Biasanya siang sekitar jam 10 atau 11, sore kalau ada sekitar jam 3 atau 4,” katanya.

Baca Juga :  Ketua Fraksi PKB M Zaini Minta Penanganan Banjir di Kabupaten Banjar Dapat Perhatian Khusus, Dorong Pembentukan Pansus

Selain makanan, Hamdanah menyebut kebutuhan yang paling mendesak adalah perlengkapan anak-anak dan perempuan. Mulai dari pakaian, popok, hingga susu untuk balita masih sangat terbatas.

“Yang paling kami harapkan itu bantuan untuk anak-anak, baju, perlengkapan balita, termasuk susu. Susu sempat dapat, tapi hanya sekali dan itu susu kotak,” ucapnya.

Kondisi pengungsian juga diperberat dengan keterbatasan fasilitas sanitasi. Warga harus mengantre untuk mandi dan berganti pakaian meski air bersih telah tersedia.

“Kalau mau mandi harus antre lama, ganti baju juga di WC. Itu yang cukup menyulitkan,” tuturnya.

Baca Juga :  Banjir Kembali Rendam Madrasah Khairiyah Cempaka, Aktivitas Sekolah Terpaksa Dihentikan

Dari sisi layanan kesehatan, Hamdanah mengaku petugas kesehatan tersedia selama 24 jam. Namun, kebutuhan khusus perempuan seperti pembalut serta popok anak masih belum selalu tersedia.

“Kadang pembalut tidak ada, pampers juga sering kosong,” katanya.

Banjir turut memutus mata pencaharian keluarga. Suami Hamdanah yang sehari-hari mencari ikan di sungai terpaksa berhenti bekerja selama banjir melanda.

“Biasanya suami mencari ikan, tapi sejak banjir ini tidak bisa bekerja, jadi tidak ada penghasilan,” ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut, Hamdanah berharap banjir segera surut agar keluarganya dapat kembali ke rumah dan menjalani aktivitas seperti biasa.

“Mudah-mudahan banjir cepat surut dan tidak banjir lagi, supaya kami bisa pulang,” pungkasnya

Berita Terkait

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara
Peringati HUT RI dan Harjad Banjar, Tujuh Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis
Habib Muhsin Al Hamid Hadir, Sungai Paring Bersholawat Peringati Maulid Nabi 1448 H
Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satpol PP Banjar Dalami Perusakan “I Love Kab Banjar”
Diduga Mabuk, Sekelompok Orang Rusak Tulisan “I Love Kab Banjar” di Martapura
Tulisan “I Love Kabupaten Banjar” Rusak, Jadi Perhatian di Kawasan Guest House Sultan Sulaiman
Jalan Santai dan Senam Meriahkan HUT RI ke-81 serta Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar di Keliling Benteng Ulu
33 Tim Ramaikan Festival Mini Soccer Antar-SKPD dan BUMD Kabupaten Banjar

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:19 WITA

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Peringati HUT RI dan Harjad Banjar, Tujuh Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:11 WITA

Habib Muhsin Al Hamid Hadir, Sungai Paring Bersholawat Peringati Maulid Nabi 1448 H

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:04 WITA

Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satpol PP Banjar Dalami Perusakan “I Love Kab Banjar”

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:58 WITA

Diduga Mabuk, Sekelompok Orang Rusak Tulisan “I Love Kab Banjar” di Martapura

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA

Kota Banjarbaru

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:52 WITA