Sosialisasi Pengadaan Barang/Jasa 2026 Digelar, Pemkab Banjar Tekankan Adaptasi Aturan Baru

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 11:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda kembali menggelar sosialisasi terkait pengadaan barang/jasa pemerintah tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Kamis (23/4/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, menyebut kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh perangkat daerah memahami perubahan regulasi terbaru.

“Ada pembaruan aturan dari pemerintah pusat yang perlu kita pahami bersama, agar pelaksanaan pengadaan di daerah tetap sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 sebagai perubahan kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018, yang membawa sejumlah penyesuaian dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Kenalkan Regulasi Baru PBJ dan Matangkan Rencana Pengadaan Tahun 2026

Menurutnya, perubahan regulasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek strategis seperti efisiensi belanja, transparansi proses, hingga peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

“Pengadaan bukan sekadar proses belanja, tapi bagian dari strategi pembangunan. Karena itu harus dilakukan secara tepat, efisien, dan bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Yudi juga menyoroti kondisi saat ini, di mana fluktuasi harga barang turut memengaruhi perencanaan dan pelaksanaan pengadaan.

Baca Juga :  BPBD Banjar Perkuat Kesiapsiagaan Keluarga Lewat Pelatihan KATANA di Martapura

“Situasi ekonomi tentu berdampak, sehingga perencanaan harus semakin matang agar anggaran yang digunakan tetap efektif,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya keseragaman pemahaman di seluruh perangkat daerah, agar tidak terjadi perbedaan interpretasi dalam pelaksanaan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kapasitas serta memperkuat koordinasi, sehingga pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Banjar dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Berita Terkait

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder
Proses Tetap Berlanjut, Polres Banjar Buka Suara Soal Dugaan Pengeroyokan Dua Anak di Martapura, Penyidikan Terkendala Alat Bukti
Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Audisi Nanang Galuh Banjar 2026 Dibuka, Peserta Didorong Jadi Duta Edukasi dan Pariwisata

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:48 WITA

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:33 WITA

Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:17 WITA

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WITA

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:02 WITA

BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder

Berita Terbaru