pro1.id, MARTAPURA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar melakukan pendalaman terkait dugaan perusakan tulisan “I Love Kab Banjar” di depan Guest House Sultan Sulaiman, Martapura. Dalam penanganan awal, satu orang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut telah diamankan.



Kasatpol PP Kabupaten Banjar Yuana Karta Abidin mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pengumpulan informasi untuk memastikan kronologi serta keterlibatan pihak lain dalam kejadian tersebut.

Menurutnya, berdasarkan informasi awal, terdapat beberapa orang yang berada di sekitar lokasi saat perusakan terjadi. Namun, Satpol PP masih perlu memastikan siapa saja yang benar-benar terlibat sebelum mengambil langkah lebih lanjut.



“Untuk sementara satu orang sudah kita amankan untuk dimintai keterangan. Yang lainnya masih kita dalami, termasuk memastikan keterlibatannya,” ujar Abidin.
Satpol PP juga melakukan penelusuran terhadap rekaman kamera pengawas di sekitar kawasan Guest House Sultan Sulaiman. Upaya tersebut dilakukan untuk mendapatkan informasi tambahan yang dapat membantu proses pendalaman.


Abidin menyebut, tidak seluruh kamera pengawas di sekitar lokasi dapat merekam langsung titik kejadian. Karena itu, pihaknya masih berupaya menelusuri sumber rekaman lain yang memungkinkan untuk membantu mengungkap peristiwa tersebut.
Selain melakukan pendalaman, Satpol PP Kabupaten Banjar juga meningkatkan pengamanan dan pemantauan di kawasan tersebut untuk mencegah terjadinya gangguan serupa.

“Kita tetap lakukan pengamanan dan pemantauan di lokasi. Apalagi ini fasilitas milik pemerintah daerah, sehingga jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” katanya.
Ia menambahkan, kejadian tersebut telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, kondisi fasilitas yang mengalami kerusakan juga akan segera ditangani oleh instansi terkait.

Satpol PP Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat merusak fasilitas umum. Masyarakat juga diminta membantu petugas dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan di sekitar fasilitas publik.
Hingga proses pendalaman selesai, Satpol PP belum memastikan jumlah maupun identitas seluruh pihak yang diduga terlibat. Pemeriksaan terhadap satu orang yang telah diamankan diharapkan dapat membantu petugas mengungkap rangkaian kejadian secara lebih jelas.










