pro1.id, MARTAPURA – Sebanyak tujuh pasien menjalani operasi bibir sumbing dan celah langit-langit dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Tim Penggerak PKK bekerja sama dengan RSUD Ratu Zalecha dan Dinas Kesehatan.



Kegiatan pelayanan kesehatan tersebut berlangsung di RSUD Ratu Zalecha, Sabtu (22/08/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar.

Ketua TP-PKK Kabupaten Banjar, Hj. Nurgita Tiyas, turut meninjau pelaksanaan kegiatan bersama jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP), Dinas Kesehatan, serta manajemen RSUD Ratu Zalecha.



Nurgita mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan operasi bagi pasien dengan kelainan bibir dan langit-langit. Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan pada momentum peringatan hari besar, tetapi dapat berlanjut sebagai program pelayanan kesehatan masyarakat.
“Tentu kami berharap kegiatan ini bisa terus berjalan secara berkelanjutan melalui kerja sama dengan yayasan yang menghadirkan dokter dan para ahli. Mudah-mudahan ke depan jalinan kerja sama ini tidak hanya terbatas di momen hari jadi saja,” ujar Nurgita.


Ia juga menilai publikasi melalui media massa dan media sosial memiliki peran penting dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut. Informasi yang disebarluaskan secara luas dinilai dapat membantu calon pasien mengetahui adanya program dan melakukan pendaftaran sesuai jadwal.
Sementara itu, Direktur RSUD Ratu Zalecha, Arief Rachman, mengatakan terdapat tujuh pasien yang mendapatkan tindakan operasi dalam bakti sosial tersebut.

“Tindakan operasi telah dimulai sejak pukul 09.00 WITA. Berdasarkan konfirmasi tim dokter spesialis bedah mulut, rata-rata waktu operasi memakan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam per pasien, tergantung pada tingkat kesulitannya,” jelas Arief.
Menurut Arief, kegiatan tersebut sejalan dengan harapan pimpinan daerah agar pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat. Program serupa diharapkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan rutin rumah sakit, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Melalui layanan operasi tersebut, Pemkab Banjar bersama RSUD Ratu Zalecha dan para mitra berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien sekaligus memberikan dampak positif terhadap kepercayaan diri mereka.










