Sekolah Rakyat Mulai Berjalan di Kalimantan Selatan, Akses Pendidikan Masyarakat Diperluas

- Penulis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 19:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU –  Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Sekolah Rakyat mulai menunjukkan progres signifikan. Saat ini, tiga sekolah rakyat rintisan telah berjalan sebagai langkah awal perluasan akses pendidikan bagi masyarakat.

“Tiga lokasi rintisan berada di BBPPKS, Sentra Budiluhur, dan Balai Latihan Kerja (BLK). Ini merupakan model awal yang akan direplikasi ke seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan,” ujar Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Farhanie, di Banjarbaru, Minggu (5/10/2025).

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif nasional yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui dukungan Gubernur, telah menginstruksikan seluruh pemerintah daerah kabupaten/kota untuk menyiapkan lahan yang akan digunakan dalam pembangunan sekolah rakyat permanen.

“Seluruh kabupaten/kota telah mengajukan usulan lokasi. Saat ini, kami menunggu proses verifikasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk ditindaklanjuti ke tahap pembangunan,” jelasnya.

Baca Juga :  TIMSAR Evakuasi Bocah 3 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Tinggiran Baru

Meski pembangunan infrastruktur permanen masih menunggu proses lebih lanjut di tingkat pusat, pelaksanaan sekolah rakyat rintisan terus berjalan sebagai bentuk percepatan manfaat bagi masyarakat.

“Kementerian Sosial juga mendukung agar pembangunan fisik dapat segera dimulai, terutama jika kesiapan lahan di daerah telah terpenuhi,” imbuh Farhanie.

Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau kelompok masyarakat rentan yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap pendidikan. Program ini diharapkan menjadi solusi inklusif dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Selatan.

“Melalui optimalisasi pelaksanaan program ini, tidak hanya permasalahan pendidikan yang dapat ditangani, tetapi juga peningkatan kualitas SDM masyarakat Banua dalam jangka panjang,” ujarnya.

Baca Juga :  Dampak Negatif AI Meningkat, Adin Bondar Dorong Literasi Dini sebagai Solusi

Farhanie optimistis bahwa pada tahun ajaran 2026, cakupan program Sekolah Rakyat akan diperluas secara merata di seluruh wilayah provinsi.

“Target kami adalah setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat sebagai pusat layanan pendidikan masyarakat berbasis kerakyatan. Dengan begitu, pemerataan akses pendidikan dapat terwujud secara konkret,” tutupnya.

Berita Terkait

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan
104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru
Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru
Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media
Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA
Kibarkan Merah Putih di Kedalaman 7 Meter, MDC FPIK ULM Gaungkan Nasionalisme dan Konservasi Laut di Marabatuan
Peminat Teknologi Hasil Perikanan FPIK ULM Meningkat, 42 Mahasiswa Bergabung pada 2026
Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Banjar dan Banjarbaru, Akses Warga Diperkuat

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:52 WITA

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:44 WITA

Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA

Berita Terbaru