Antisipasi Kekeringan, BPBD Banjarbaru Siapkan 12 Tandon Air Bersih Berkapasitas 2.000 Liter

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 08:54 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru mulai mengantisipasi dampak musim kemarau dengan menyiapkan 12 tandon air bersih berkapasitas masing-masing 2.000 liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjarbaru, Harun, mengatakan kesiapsiagaan tersebut telah dibarengi dengan penyaluran bantuan air bersih ke wilayah yang membutuhkan. Sejauh ini, distribusi telah dilakukan di kawasan Tambak Buluh.

“Sudah dilakukan distribusi air bersih satu tandon di Tambak Buluh. Untuk kesiapsiagaan, kami menyiagakan 12 tandon air dengan kapasitas masing-masing 2.000 liter,” kata Harun saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (13/7/2026).

Baca Juga :  Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media

Harun mengungkapkan, hingga pertengahan Juli 2026 BPBD telah menerima dua permohonan bantuan air bersih dari masyarakat. Kedua permintaan tersebut telah ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi.

Menurutnya, Tambak Buluh menjadi kawasan yang paling sering mengajukan bantuan air bersih setiap musim kemarau. Hal itu disebabkan minimnya ketersediaan sumber air di wilayah tersebut, termasuk sulitnya memperoleh air tanah.

Terkait sumber air yang didistribusikan, Harun menjelaskan BPBD menggunakan air dari hydrant. Sementara itu, pengujian laboratorium terhadap kualitas air bukan menjadi kewenangan BPBD.

Baca Juga :  Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Dinkes Banjarbaru Genjot Imunisasi

“Air yang didistribusikan berasal dari hydrant. Untuk uji laboratorium bukan domain BPBD,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar segera menghubungi layanan darurat 112. Warga cukup menyampaikan identitas, alamat, serta lokasi yang membutuhkan pasokan air agar petugas dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut.

Penanganan dampak musim kemarau dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor bersama berbagai instansi terkait. Sebagai leading sector penanggulangan bencana, BPBD Kota Banjarbaru terus berkoordinasi agar distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak dapat berlangsung efektif, cepat, dan tepat sasaran.

Berita Terkait

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah
Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan
Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla
Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari
Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat
Yasnaya Banjarbaru Uji Coba Operasional, Siapkan Kafe 24 Jam Bernuansa Jepang dengan Menu Sehat
Program Genius Kenalkan Pola Makan B2SA kepada Siswa SDN 1 Guntung Paikat
Kekeringan Meluas, Pemko Banjarbaru Kembali Salurkan Air Bersih ke Guntung Manggis

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:51 WITA

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:10 WITA

Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:08 WITA

Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA