Komisi II DPRD Banjar M Zaini Dorong Hasil Panen Papuyu Disisihkan untuk Bibit dan Indukan

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 12:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, M. Zaini, mendorong para pembudidaya ikan papuyu untuk tidak hanya berorientasi pada penjualan hasil panen, tetapi juga mempersiapkan bibit dan indukan guna menjaga keberlanjutan usaha budidaya.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri panen perdana ikan papuyu hasil budidaya kolam bundar di Desa Lok Baintan Luar, Kecamatan Sungai Tabuk. 

Menurut Zaini, keberhasilan panen perdana menjadi bukti bahwa budidaya ikan papuyu lokal memiliki prospek yang menjanjikan untuk terus dikembangkan di Kabupaten Banjar. Namun demikian, keberlanjutan program harus menjadi perhatian utama para kelompok pembudidaya.

“Harapan kami hasil panen ini jangan semuanya dijual. Sebagian bisa disisihkan untuk dijadikan bibit sehingga budidaya ini terus berjalan dan berkembang,” ujarnya, Senin (8/06/2026).

Baca Juga :  DKPP Banjar Ingatkan Pembudidaya Soal Pengeringan Irigasi, Mitigasi Risiko Ditekankan

Ia mengakui selama proses budidaya terdapat sejumlah kendala yang dihadapi para petani ikan, mulai dari perubahan cuaca hingga serangan penyakit seperti jamur. Meski demikian, hasil yang diperoleh dinilai cukup menggembirakan.

“Memang ada beberapa kendala di lapangan, seperti ada kolam yang sempat terserang jamur. Tetapi secara keseluruhan Alhamdulillah hasilnya sudah terlihat dan cukup baik,” katanya.

Zaini juga menekankan pentingnya pemilihan indukan berkualitas untuk menunjang pengembangan budidaya. Menurutnya, ikan papuyu berukuran besar yang mayoritas berjenis kelamin betina dapat dimanfaatkan sebagai indukan untuk menghasilkan benih secara mandiri.

“Yang ukuran besar itu umumnya betina. Ini yang perlu dipilih dan dipelihara sebagai indukan agar nantinya tidak selalu bergantung pada pasokan bibit dari luar,” jelasnya.

Baca Juga :  Polda Kalsel Panen 1.000 Ton Jagung dari Lahan Gambut, Dukung Swasembada Pangan 2025

Selain bernilai ekonomi, budidaya papuyu juga dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ikan lokal khas Kalimantan Selatan. Ia menyebut papuyu Banjar memiliki cita rasa yang berbeda dibandingkan daerah lain sehingga berpotensi menjadi komoditas unggulan daerah.

“Banyak tamu dari luar daerah yang mengakui rasa papuyu Banjar memang berbeda. Ini menjadi potensi yang harus terus kita jaga dan kembangkan,” ungkapnya.

Melalui pengembangan budidaya yang berkelanjutan, Komisi II DPRD Kabupaten Banjar berharap populasi ikan papuyu lokal tetap terjaga sekaligus mampu meningkatkan pendapatan masyarakat yang bergerak di sektor perikanan budidaya.

“Mudah-mudahan program seperti ini terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang membudidayakan ikan lokal sebagai bagian dari upaya pelestarian sekaligus peningkatan ekonomi warga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder
Proses Tetap Berlanjut, Polres Banjar Buka Suara Soal Dugaan Pengeroyokan Dua Anak di Martapura, Penyidikan Terkendala Alat Bukti
Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Audisi Nanang Galuh Banjar 2026 Dibuka, Peserta Didorong Jadi Duta Edukasi dan Pariwisata
Panen Perdana Ikan Papuyu di Lok Baintan Luar, DKPP Banjar Dorong Transformasi Budidaya ke Kolam Bundar

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:33 WITA

Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:17 WITA

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WITA

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:02 WITA

BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:46 WITA

Proses Tetap Berlanjut, Polres Banjar Buka Suara Soal Dugaan Pengeroyokan Dua Anak di Martapura, Penyidikan Terkendala Alat Bukti

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:17 WITA