Dinkes Banjar Lakukan Audit Menyeluruh, 507 Aspek Kesehatan Diperiksa di Dapur MBG Tungkaran

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan audit komprehensif terhadap dapur penyedia makanan SPPG Tungkaran, menyusul kasus dugaan keracunan massal yang dialami ratusan siswa di delapan sekolah di wilayah Martapura.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Banjar, Widya Wiri Utami, menjelaskan bahwa timnya tengah meninjau lebih dari 500 indikator kesehatan yang berkaitan dengan standar pengelolaan dapur, kebersihan lingkungan, serta prosedur penyajian makanan.

“Ada sekitar 507 indikator yang kami evaluasi satu per satu. Pemeriksaan ini kami lakukan secara detail agar hasilnya dapat menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan,” ujar Widya saat ditemui di lokasi, Sabtu (11/10/2025).

Audit tersebut tidak hanya berfokus pada bahan makanan, tetapi juga mencakup pemeriksaan peralatan masak, sistem penyimpanan bahan pangan, hingga sanitasi dapur. Dinkes juga melibatkan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) guna memastikan hasil pengujian bersifat objektif dan terverifikasi.

“Kami ingin memastikan setiap tahapan produksi makanan sesuai dengan kaidah kesehatan masyarakat, mulai dari bahan mentah hingga makanan siap saji,” tambahnya.

Hasil Uji Laboratorium Diharapkan Segera Keluar

Widya menyebutkan, hasil analisis laboratorium diperkirakan dapat diterima pada awal pekan depan. Temuan tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah tindak lanjut, baik berupa perbaikan sistem maupun penguatan pengawasan program.

“Kami menargetkan seluruh proses ini selesai tepat waktu agar langkah penanganan dan pencegahan dapat segera diterapkan,” jelasnya.

Latar Belakang Kejadian

Sebelumnya, ratusan pelajar dari tingkat SD hingga SMA di Martapura mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah, dan pusing setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipasok dari dapur SPPG Tungkaran. Para siswa sempat dirawat di RSUD Ratu Zalecha Martapura, sementara dapur yang bersangkutan telah dihentikan operasionalnya sementara guna kepentingan investigasi.

Baca Juga :  TPID Banjar Cek Gudang Bahan Pokok, Pastikan Stok Aman Saat Ramadan dan Idulfitri

Pemeriksaan menyeluruh ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sistem keamanan pangan sekolah, sekaligus mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Berita Terkait

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder
Proses Tetap Berlanjut, Polres Banjar Buka Suara Soal Dugaan Pengeroyokan Dua Anak di Martapura, Penyidikan Terkendala Alat Bukti
Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Audisi Nanang Galuh Banjar 2026 Dibuka, Peserta Didorong Jadi Duta Edukasi dan Pariwisata

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:48 WITA

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:33 WITA

Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:17 WITA

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WITA

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:02 WITA

BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder

Berita Terbaru