Dinkes Kalsel Imbau Warga Tenang Hadapi Istilah “Super Flu”

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin (FOTO : MC KALSEL)

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin (FOTO : MC KALSEL)

pro1.id, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengingatkan masyarakat agar tetap tenang namun tetap waspada terkait kabar tentang “super flu” yang beredar di media.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin, menekankan bahwa istilah “super flu” bukanlah nama resmi virus baru. Sebutan tersebut digunakan media untuk Influenza A (H3N2 subclade K), yang masih termasuk influenza musiman biasa.

“Berdasarkan bukti ilmiah, virus ini tidak lebih berbahaya atau mematikan dibanding flu pada umumnya,” jelas Diauddin, Jumat (2/1/2026).

Diauddin menambahkan, deteksi virus Influenza A (H3N2) dilakukan melalui surveilans rutin penyakit pernapasan yang secara berkala dijalankan pemerintah. Tujuannya adalah memantau peredaran virus sekaligus memastikan kesiapan sistem kesehatan dalam menghadapi penyakit menular.

Baca Juga :  "Simponi Rimba Raya": Monolog Lingkungan Peringati 23 Tahun Orpala X-PAS Borneo

Hingga kini, sebagian besar kasus yang tercatat menunjukkan gejala ringan hingga sedang dan bisa pulih dengan perawatan medis standar. Kondisi fasilitas kesehatan di Kalsel juga dinyatakan tetap siaga dan terkendali.

Meski demikian, Diauddin mengingatkan kelompok tertentu untuk lebih berhati-hati, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta.

Untuk pencegahan, masyarakat disarankan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), memakai masker saat batuk atau flu, rutin mencuci tangan, serta menjaga stamina dengan istirahat yang cukup.

Baca Juga :  Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17 Ribu per Liter Dikeluhkan Pengendara di Martapura dan Banjarbaru

“Jika gejala flu memburuk, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” imbuhnya. Selain itu, vaksinasi influenza tetap dianjurkan untuk mengurangi risiko penyakit yang lebih berat, khususnya bagi kelompok rentan.

Dinas Kesehatan Kalsel menegaskan pentingnya tidak panik dan selalu mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan otoritas kesehatan, agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terbukti. (SUMBER : MC KALSEL)

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690, Dinilai Perkuat Kemampuan dan Solidaritas Relawan Damkar
Buser Cup 690 se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka, 128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan
Gubernur Kalsel Buka PKN Tingkat II Angkatan XVIII, Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Budaya Inovasi
Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17 Ribu per Liter Dikeluhkan Pengendara di Martapura dan Banjarbaru
Usai Geledah Kantor ESDM Kalsel, Penyidik Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang
Dugaan Pungli Perizinan Tambang Rp1,2 Miliar Diusut, ASN ESDM Kalsel Ditetapkan Tersangka
Adanya Penjagaan dan Pelayanan Mendadak Tutup, Ada Apa di Kantor Dinas ESDM Kalsel?
Operasi Antik Intan 2026, Polda Kalsel Ungkap Ratusan Kasus Narkoba dan Bongkar Jaringan Fredy Pratama

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:08 WITA

Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690, Dinilai Perkuat Kemampuan dan Solidaritas Relawan Damkar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:55 WITA

Buser Cup 690 se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka, 128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Kalsel Buka PKN Tingkat II Angkatan XVIII, Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Budaya Inovasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17 Ribu per Liter Dikeluhkan Pengendara di Martapura dan Banjarbaru

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:49 WITA

Usai Geledah Kantor ESDM Kalsel, Penyidik Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang

Berita Terbaru