Dinsos Banjar Perkuat Pendampingan Anak dan Edukasi Orang Tua Usai Temuan Dugaan Paparan Radikalisme pada Remaja

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar terus melakukan pendampingan terhadap seorang remaja berusia 14 tahun yang diduga terpapar paham radikalisme.

Selain fokus pada proses pemulihan anak, instansi tersebut juga mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas digital anak sebagai langkah pencegahan.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dr. Erny Wahdini, menjelaskan bahwa penanganan kasus ini bermula setelah pihaknya menerima informasi dari Densus 88 pada 26 April 2026. Menurutnya, setelah laporan diterima, tim UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak segera berkoordinasi dengan Unit PPA Polres Banjar untuk melakukan penjangkauan terhadap anak tersebut.

“Begitu kami menerima laporan, tim langsung bergerak melakukan koordinasi dan pendampingan. Langkah awal yang kami lakukan adalah memastikan kondisi anak sekaligus melakukan asesmen awal bersama pihak terkait,” ujar Erny.

Selanjutnya, pada 27 April 2026, remaja tersebut menjalani pemeriksaan psikologis oleh tim psikolog Polda Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil asesmen, anak itu dinilai memiliki tingkat paparan radikalisme yang tinggi sehingga memerlukan penanganan secara intensif.

Erny mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan juga menemukan dugaan keterlibatan anak sebagai salah satu administrator grup percakapan yang menyebarkan paham radikal di luar wilayah Kalimantan Selatan.

“Dari hasil asesmen memang ditemukan adanya paparan dalam kategori tinggi. Selain itu juga terdapat dugaan bahwa anak menjadi salah satu admin grup yang menyebarkan paham radikal. Temuan tersebut menjadi bagian dari bahan penanganan yang dilakukan oleh pihak berwenang,” katanya.

Ia menjelaskan, tim psikolog menemukan sejumlah indikator yang menjadi perhatian selama proses asesmen. Anak diketahui memiliki ketertarikan terhadap konten bermuatan kekerasan, menunjukkan perilaku agresif ketika keinginannya tidak terpenuhi, serta sering menggunakan kata-kata kasar.

Baca Juga :  Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia Minta Pengurus DPD Banjar Aktif Dampingi Petani hingga Pelosok Desa

“Hasil asesmen juga menunjukkan bahwa anak telah mempelajari cara membuat bom rakitan sederhana melalui grup WhatsApp yang diikutinya. Temuan ini tentu menjadi perhatian serius sehingga penanganan harus dilakukan secara menyeluruh,” jelas Erny.

Selain aspek psikologis, Dinsos juga melakukan asesmen sosial untuk mengetahui latar belakang kehidupan anak. Dari hasil pendampingan diketahui bahwa remaja tersebut berasal dari keluarga yang telah berpisah sejak sekitar lima tahun lalu. Di samping itu, anak juga pernah mengalami perundungan di lingkungan sekolah hingga akhirnya memutuskan berhenti bersekolah.

Menurut Erny, kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang membuat anak lebih mudah dipengaruhi oleh lingkungan digital yang negatif.

“Selama proses pendampingan kami melihat anak lebih banyak memiliki pengalaman hidup yang kurang menyenangkan. Ketika pengalaman positif sangat minim, seseorang bisa menjadi lebih rentan terhadap pengaruh dari luar, termasuk konten-konten yang bersifat ekstrem,” ungkapnya.

Berdasarkan rekomendasi tim psikolog, remaja tersebut kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa untuk menjalani pengobatan secara rawat jalan. Selama proses tersebut, Dinsos melalui UPTD PPA tetap memberikan pendampingan psikologis secara berkala.

Baca Juga :  Panen Papuyu di Kabupaten Banjar, Produksi Diproyeksi Tembus 15 Ton Pada Tahun 2026

Erny mengatakan perkembangan kondisi anak mulai menunjukkan perubahan yang positif, meskipun proses pemulihan masih terus berlangsung.

“Alhamdulillah kondisinya berangsur membaik. Namun pendampingan tetap kami lakukan karena proses pemulihan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Harapan kami, setelah dinyatakan pulih oleh tim rumah sakit, anak dapat kembali melanjutkan pendidikannya,” tuturnya.

Sebagai langkah preventif, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama melalui berbagai program sosialisasi mengenai sekolah ramah anak, pencegahan perundungan, serta perlindungan anak.

Erny menilai keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah anak terpapar berbagai konten negatif di internet.

“Kami mengimbau para orang tua agar tidak membiarkan anak menggunakan gadget tanpa pengawasan. Batasi waktu penggunaan, kenali aktivitas mereka di media sosial, dan arahkan anak mengikuti kegiatan yang positif, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal,” pesannya.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan hasil pendampingan, dugaan paparan terhadap remaja tersebut berawal dari aktivitasnya di media sosial. Minimnya interaksi sosial secara langsung membuat anak lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya hingga akhirnya bergabung dengan grup yang menyebarkan paham radikal.

“Pengawasan orang tua menjadi kunci. Anak-anak membutuhkan perhatian, komunikasi, dan aktivitas positif agar tidak mencari lingkungan lain yang justru membawa pengaruh negatif,” pungkas Erny.

Berita Terkait

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara
Peringati HUT RI dan Harjad Banjar, Tujuh Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis
Habib Muhsin Al Hamid Hadir, Sungai Paring Bersholawat Peringati Maulid Nabi 1448 H
Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satpol PP Banjar Dalami Perusakan “I Love Kab Banjar”
Diduga Mabuk, Sekelompok Orang Rusak Tulisan “I Love Kab Banjar” di Martapura
Tulisan “I Love Kabupaten Banjar” Rusak, Jadi Perhatian di Kawasan Guest House Sultan Sulaiman
Jalan Santai dan Senam Meriahkan HUT RI ke-81 serta Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar di Keliling Benteng Ulu
33 Tim Ramaikan Festival Mini Soccer Antar-SKPD dan BUMD Kabupaten Banjar

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:19 WITA

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Peringati HUT RI dan Harjad Banjar, Tujuh Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:11 WITA

Habib Muhsin Al Hamid Hadir, Sungai Paring Bersholawat Peringati Maulid Nabi 1448 H

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:04 WITA

Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satpol PP Banjar Dalami Perusakan “I Love Kab Banjar”

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:58 WITA

Diduga Mabuk, Sekelompok Orang Rusak Tulisan “I Love Kab Banjar” di Martapura

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA

Kota Banjarbaru

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:52 WITA