Dislautkan Kalsel Didampingi DKPP Banjar Serahkan 20 Ribu Bibit Papuyu dan 90 Sak Pakan untuk Pokdakan Tabulihin

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:59 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan didampingi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyerahkan bantuan hibah sarana budidaya ikan berupa 20.000 ekor benih ikan papuyu dan 90 sak pakan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tabulihin di Desa Karang Intan, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Jumat (31/7/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program hibah sarana budidaya ikan tahun 2026 yang bertujuan memperkuat pengembangan Kampung Papuyu di Kabupaten Banjar sebagai sentra budidaya ikan lokal unggulan di Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, S.Pi., M.P., mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan tindak lanjut dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap pengembangan budidaya ikan papuyu di Kabupaten Banjar.

“Alhamdulillah hari ini kami menyerahkan bantuan dari Gubernur Kalimantan Selatan berupa 20 ribu bibit ikan papuyu kepada Pokdakan Tabulihin. Tahun lalu bantuan serupa juga telah kami salurkan dan hasilnya sudah dipanen dengan hasil yang cukup baik, sehingga tahun ini kembali diberikan kepada kelompok pembudidaya lainnya di desa ini,” ujarnya.

Baca Juga :  FGD Optimalisasi Dana Desa, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan di Kabupaten Banjar

Rusdi menjelaskan, keberhasilan budidaya pada tahun sebelumnya menjadi salah satu dasar pemerintah kembali menyalurkan bantuan untuk memperluas pengembangan Kampung Papuyu.

Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut merupakan hasil koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan DKPP Kabupaten Banjar yang telah melakukan pemetaan kawasan budidaya melalui program tata kelola Kampung Papuyu.

“Kami memberikan apresiasi kepada DKPP Kabupaten Banjar yang telah memetakan dan mengembangkan Kampung Papuyu. Saat ini di Kalimantan Selatan hanya ada satu Kampung Papuyu, yaitu di Kabupaten Banjar. Sedangkan Kampung Haruan berada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah,” katanya.

Ia berharap Kampung Papuyu ke depan tidak hanya berkembang dari sisi perikanan, tetapi juga menjadi kawasan yang didukung berbagai sektor lain seperti infrastruktur, pariwisata, hingga pengembangan wisata edukasi dan pemancingan.

“Harapan kami Kampung Papuyu ini terus berkembang dan benar-benar menjadi ikon Kabupaten Banjar maupun Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani, S.Pi., M.Si., mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Dislautkan Provinsi Kalimantan Selatan terhadap pengembangan budidaya ikan papuyu.

Baca Juga :  BPBD Banjar Laksanakan Rakor Perhitungan Mandiri Indeks Ketahanan Daerah Tahun 2025

“Hari ini kami menerima bantuan kurang lebih 20 ribu benih ikan papuyu dan 90 sak pakan. Insya Allah dengan jumlah benih dan pakan tersebut, budidaya dapat berjalan hingga masa panen,” ujarnya.

Sipliansyah mengatakan, bantuan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam mendukung pengembangan Kampung Papuyu yang telah ditetapkan sebagai salah satu kampung perikanan di Kalimantan Selatan.

Ia menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan, terdapat tiga kampung perikanan yang ditetapkan di Kalimantan Selatan, yakni satu Kampung Papuyu di Kabupaten Banjar serta dua Kampung Haruan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah.

“Kami berharap Kampung Papuyu ini terus berkembang, mampu menghasilkan ikan papuyu berkualitas, memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan, bahkan nantinya dapat dipasarkan ke provinsi tetangga,” pungkasnya.

Berita Terkait

KAKI Desak Kejati Kalsel Tuntaskan Mafia Tanah HSS, Dugaan Penyimpangan Sejumlah Proyek Ikut Disorot
Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:37 WITA

KAKI Desak Kejati Kalsel Tuntaskan Mafia Tanah HSS, Dugaan Penyimpangan Sejumlah Proyek Ikut Disorot

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA