DKPP Banjar Ingatkan Pembudidaya Soal Pengeringan Irigasi, Mitigasi Risiko Ditekankan

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 13:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar mengingatkan para pembudidaya ikan untuk bersiap menghadapi rencana pengeringan saluran irigasi yang dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026.

Melalui Forum Komunikasi Budidaya Perikanan, DKPP melakukan sosialisasi terkait percepatan perizinan penggunaan air sekaligus langkah antisipasi dampak pengeringan terhadap kegiatan budidaya.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKPP Banjar, Bandi Chairullah, menjelaskan bahwa pengeringan irigasi diperkirakan berlangsung selama 30 hingga 40 hari.

“Jadwalnya sekitar September sampai Oktober, dan ini perlu menjadi perhatian serius bagi pembudidaya,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menyebutkan, setidaknya terdapat tiga kecamatan yang bergantung pada saluran irigasi tersebut. Seluruh wilayah terdampak telah didata dan dikoordinasikan bersama dinas teknis terkait.

Baca Juga :  Pembudidaya Ikan Kabupaten Banjar Diminta Bersiap Hadapi Pengeringan Saluran Irigasi Riam Kanan

Menurut Bandi, pengeringan memang berdampak pada aktivitas budidaya ikan, namun di sisi lain juga penting untuk menjaga fungsi irigasi. Proses tersebut memungkinkan pembersihan gulma serta pengangkatan endapan yang dapat menghambat aliran air.

Meski demikian, ia mengingatkan adanya potensi kerugian jika pembudidaya tidak menyesuaikan pola produksi. Penebaran benih yang terlalu dekat dengan jadwal pengeringan berisiko mengganggu pertumbuhan hingga menyebabkan kematian ikan.

“Karena itu, kami dorong pembudidaya melakukan panen parsial lebih awal agar risiko bisa ditekan,” jelasnya.

Baca Juga :  Korban Diduga Keracunan Program MBG di Martapura Meningkat Jadi 86 Siswa, Orang Tua Khawatir dan Trauma

Selain sosialisasi, DKPP juga melakukan pendampingan terkait kesehatan ikan, kondisi lingkungan budidaya, hingga pemantauan kualitas air sebagai bagian dari upaya mitigasi.

Sementara itu, anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Patarahan Tengah, Sardiansyah, menyatakan pihaknya telah mulai melakukan persiapan.

“Kami sudah menyiapkan mesin, pipa, serta memperbaiki kolam yang bocor agar tidak menimbulkan kerugian saat pengeringan nanti,” ungkapnya.

DKPP berharap melalui langkah antisipatif ini, dampak pengeringan irigasi terhadap sektor budidaya perikanan dapat diminimalisir, sekaligus menjaga keberlanjutan sistem irigasi di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla
El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla
Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut
Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis
Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga
Sosialisasi Pengadaan Barang/Jasa 2026 Digelar, Pemkab Banjar Tekankan Adaptasi Aturan Baru
Pencurian Disertai Kekerasan di Simpang Empat Berujung Maut, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Pemkab Banjar Mantapkan Dukungan PSEL, Siap Pasok 100 Ton Sampah per Hari
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:21 WITA

Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:34 WITA

El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:02 WITA

Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut

Jumat, 24 April 2026 - 14:06 WITA

Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis

Jumat, 24 April 2026 - 09:34 WITA

Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga

Berita Terbaru

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA