Pemkab Banjar Perkuat Langkah Eliminasi TBC, Targetkan Aksi Konkret di Lapangan

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 11:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kadinkes Banjar dr. Noripansyah, . foto: Van Pro1

Plt Kadinkes Banjar dr. Noripansyah, . foto: Van Pro1

pro1,Banjarbaru- Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC), salah satu penyakit menular yang masih menjadi tantangan nasional. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan evaluasi Tim Penanggulangan TBC yang dilaksanakan di lantai satu Kantor Pemerintah Kabupaten Banjar.

Penjabat Sekretaris Daerah Banjar, Ikhwansyah, menyampaikan bahwa TBC tetap menjadi masalah serius di tingkat pusat maupun daerah.

“Kasus TB paru masih menjadi masalah nasional. Alhamdulillah hari ini Pemerintah Kabupaten Banjar sudah melakukan langkah-langkah evaluasi untuk merumuskan tindakan nyata di lapangan. Harapan kami, pertemuan ini bukan hanya sekadar rapat, tetapi melahirkan rencana aksi untuk menurunkan prevalensi TBC di Banjar,” ujarnya saat ditemui di Hotel Roditha, Selasa (18/11/2025).

Ikhwansyah menegaskan bahwa upaya penanggulangan TBC memerlukan kerja bersama lintas sektor.
“Semua pihak harus bergerak bersama menekan kasus TBC secara bertahap,” katanya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. Noripansyah, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah membentuk Tim Penanggulangan TBC yang beranggotakan berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Baca Juga :  DPRD Banjar Dorong Pemkab Segera Miliki Alat Uji Cepat Keamanan Makanan

“Tim ini terdiri dari banyak unsur, mulai dari RSUD Ratu Zalecha, Bekantan TB sebagai organisasi pendukung, bagian hukum, Bappeda hingga BPKPAD. Semua bergerak bersama mempercepat upaya eliminasi TBC di Kabupaten Banjar,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa beberapa strategi tengah disiapkan, termasuk rencana pengadaan mobile TB pada 2026 serta penambahan alat kesehatan untuk meningkatkan pemeriksaan TBC.
“Kabupaten Banjar ini wilayahnya luas, dari Aluh-aluh sampai Paramasan. Karakteristiknya berbeda-beda, jadi kita tidak memilah wilayah. Semua harus mendapatkan pelayanan yang sama,” jelasnya.

Noripansyah juga memastikan bahwa ketersediaan obat TBC masih sepenuhnya ditanggung pemerintah pusat sebagai bagian dari program nasional penanggulangan TBC.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Banjar, Marzuki, memaparkan bahwa target pemeriksaan terduga TBC pada 2025 mencapai 9.983 orang.
“Sampai Oktober, kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 7.628 orang atau sekitar 70 persen dari target,” terangnya.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Banjar Cek Langsung Proyek RS Tipe D Gambut, Soroti Akses dan Minim Aktivitas

Dari jumlah tersebut, ditemukan 908 kasus positif TBC di Kabupaten Banjar sepanjang 2025. Meski angkanya masih tinggi, Marzuki menyebutkan terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Baik dari jumlah pemeriksaan terduga maupun penemuan kasus, tahun 2025 ini ada penurunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa estimasi jumlah terduga TBC berasal dari Kementerian Kesehatan berdasarkan hasil survei Riskesdas, dengan data yang ditarik per Oktober 2025.

Marzuki menegaskan pentingnya edukasi yang terus-menerus agar masyarakat lebih waspada terhadap gejala TBC.
“Harapan kami, petugas kesehatan terus memaksimalkan edukasi. Kepada masyarakat, apabila mengalami batuk dua minggu, keringat malam, atau penurunan berat badan, segera periksakan diri ke puskesmas terdekat,” pesannya.

Dengan berbagai langkah percepatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar optimistis dapat mendukung tercapainya target eliminasi TBC nasional pada 2030, termasuk di wilayah Kabupaten Banjar.

 

Berita Terkait

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik
Tekan Pengangguran, Pemkab Paser Gulirkan 13 Pelatihan Kejuruan Bersertifikat BNSP
Pemkab Kotabaru Gelar Gala Premier Film Dokumenter Pangeran Jaya Sumitra, Angkat Sejarah Kerajaan Pulau Laut
Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kotabaru, Saijaan Liga Bulutangkis 2026 Resmi Bergulir
Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa
Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:10 WITA

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WITA

Tekan Pengangguran, Pemkab Paser Gulirkan 13 Pelatihan Kejuruan Bersertifikat BNSP

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:22 WITA

Pemkab Kotabaru Gelar Gala Premier Film Dokumenter Pangeran Jaya Sumitra, Angkat Sejarah Kerajaan Pulau Laut

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:13 WITA

Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:48 WITA

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance

Berita Terbaru