Pria Tewas Bersimbah Darah di Depan Toko Gadget Kotabaru, Polisi Selidiki Motif

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 12:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, KOTA BARU – Malam di Jalan Suryagandamana yang biasanya ramai mendadak berubah mencekam. Pada Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 20.30 WITA, seorang pria tiba-tiba ambruk bersimbah darah di depan sebuah toko gadget yang tengah dipadati pengunjung.

Korban diketahui bernama Muhammad Sani (35), sopir taksi asal Desa Sungai Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara.

Seorang saksi mata menceritakan, sebelum terjatuh korban sempat terlihat mengejar seorang pria berjas hujan hijau neon dan bermasker biru. Saat itu, Sani sudah memegangi lehernya yang mengucurkan darah deras. Tak berselang lama, tubuhnya rubuh dalam posisi sujud. Warga sekitar yang panik langsung berteriak meminta pertolongan.

Baca Juga :  Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

Polisi menyebut korban meninggal dunia di perjalanan menuju rumah sakit akibat luka sayatan di leher.

Barang yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian meliputi:

  • Jas hujan warna hijau neon

  • Masker biru

  • Cutter ungu, diduga senjata pelaku

  • HP Xiaomi biru

  • Sepasang sandal hitam

  • Motor Jupiter MX hitam

Tim Satreskrim Polres Kotabaru bergerak cepat melakukan olah TKP, memeriksa keterangan saksi, dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Baca Juga :  Cekcok Soal Tuak, Pria di Banjarbaru Alami Luka Tusuk Akibat Emosi Sesaat

Polisi Dalami Motif

Motif di balik peristiwa berdarah ini masih diselidiki. Polisi belum memastikan apakah insiden ini terkait aksi perampokan, perselisihan pribadi, atau alasan lain.

“Warga diminta tetap tenang dan tidak membuat spekulasi di media sosial. Proses penyelidikan sedang berjalan,” tegas pihak kepolisian.

Kematian tragis ini membuat warga Kotabaru terkejut, apalagi kejadian berlangsung di area publik yang biasa dipadati masyarakat.

 

Berita Terkait

Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara
Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Balita di Banjarbaru, Ibu Kandung Jalani Pemeriksaan
Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Desa Lok Tunggul, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Balai Gakkum Kalimantan Bongkar Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Satu Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi, Jaringan Diduga Terhubung Antarprovinsi
Polisi Bergerak Cepat, Dua Terduga Pelaku Penyanderaan Remaja Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:15 WITA

Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

Senin, 8 Juni 2026 - 12:48 WITA

Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:09 WITA

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Balita di Banjarbaru, Ibu Kandung Jalani Pemeriksaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:45 WITA

Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Desa Lok Tunggul, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru