Pusdalops Sumut Laporkan Ratusan Warga Terluka Akibat Bencana di 17 Daerah

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto : Infopublik)

(Foto : Infopublik)

pro1.id, MEDAN – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Provinsi Sumatra Utara merilis pembaruan data terkait jumlah korban luka imbas bencana banjir, longsor, dan cuaca ekstrem yang melanda berbagai wilayah. Hingga Kamis, 4 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, sebanyak 646 warga tercatat mengalami luka-luka.

Laporan ini dihimpun dari lima daerah yang menyumbang kasus cedera terbanyak dari total 17 kabupaten/kota yang terdampak. Pusdalops merinci jumlah korban sebagai berikut: Tapanuli Tengah 521 orang, Tapanuli Selatan 70 orang, Sibolga 45 orang, Humbang Hasundutan 7 orang, dan Tapanuli Utara 3 orang.

Baca Juga :  Misteri Botol Air Merah: Tradisi Unik dari Banua yang Kini Ada di Pulau Dewata

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menekankan bahwa angka tersebut belum final.

“Data ini merupakan pembaruan per 4 Desember 2025 pukul 08.00 WIB. Laporan dari daerah terus kami terima, sehingga jumlahnya bisa berubah,” ujarnya.

BPBD Sumut mencatat bencana dalam beberapa hari terakhir mempengaruhi 17 wilayah, yakni Kota Medan, Tebing Tinggi, Binjai, Padangsidimpuan, Sibolga, serta Kabupaten Deliserdang, Serdang Bedagai, Langkat, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Nias, Tapanuli Utara, Asahan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, dan Batubara.

Baca Juga :  Kasus Makanan Bergizi Gratis di SMPN 10 Banjarbaru, DPRD dan Dinas Kesehatan Lakukan Evaluasi Total terhadap Dapur Penyedia

Sri Wahyuni memastikan pihaknya bersama Pusdalops akan terus menyampaikan informasi resmi mengenai perkembangan penanganan korban serta situasi di lapangan.

“Kami akan melakukan pembaruan secara berkelanjutan agar masyarakat mendapatkan informasi yang valid,” katanya. (Sumber : Infopublik)

Berita Terkait

Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai
Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala
Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan
Impor Energi Tidak Bertambah, Pemerintah Hanya Alihkan Negara Pemasok
Kunjungan Wapres ke Kaltim dan IKN Ditunda, Peninjauan Istana Wapres Tunggu Jadwal Baru
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunker ke Kaltim dan IKN, Persiapan Pengamanan Dimatangkan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:14 WITA

Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala

Jumat, 10 April 2026 - 14:41 WITA

Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:51 WITA

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:26 WITA

Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:09 WITA

Impor Energi Tidak Bertambah, Pemerintah Hanya Alihkan Negara Pemasok

Berita Terbaru

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA