Polisi Bergerak Cepat, Dua Terduga Pelaku Penyanderaan Remaja Diamankan

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Video aksi penyanderaan dua remaja yang sempat viral di media sosial langsung mendapat respons cepat dari aparat kepolisian di wilayah hukum Polres Banjarbaru.

Tak butuh waktu lama, petugas berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut, masing-masing berinisial MMI dan ABD. ABD diamankan di kawasan Kecamatan Landasan Ulin, sementara MMI ditangkap di wilayah Martapura.

Peristiwa penyanderaan itu terjadi pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 01.00 WITA. Salah satu korban berinisial MRS disekap di sebuah musholla yang berada di Kabupaten Banjar.

Baca Juga :  MUI Banjarbaru Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Pemkot Dorong Peran Ulama dalam Menjaga Moral dan Harmoni Sosial

“Sementara korban lainnya, ABA, mengalami kejadian serupa di pos kamling yang ada di Kabupaten Banjar juga,” ungkap Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda.

Akibat tindakan kekerasan tersebut, kedua korban mengalami luka fisik. MRS mengalami pembengkakan di pelipis dekat mata kanan. Sedangkan ABA mengalami luka bengkak di bagian wajah, hidung, serta kepala akibat pemukulan.

Dalam proses pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sepotong kayu yang diduga digunakan untuk melakukan penganiayaan.

Selanjutnya, kedua terduga pelaku beserta barang bukti diserahkan ke Ditreskrimum Polda Kalimantan Selatan dan ditangani oleh Subdit IV PPA guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  BPBD Kalsel Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

Kapolres Banjarbaru turut mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama selama bulan Ramadan.

“Kami mengimbau orang tua dan masyarakat untuk lebih mengawasi anak-anaknya selama Ramadhan, dan bagi masyarakat yang melihat tindakan seperti ini atau yang mencurigakan segera laporkan ke pihak kepolisian,” tegas AKBP Pius.

Pihak kepolisian memastikan akan menindak tegas segala bentuk kekerasan, terlebih yang melibatkan anak di bawah umur.

Berita Terkait

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik
Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa
Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit
Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik
Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu
Di Balik Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita di Banjarbaru, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sekitar
Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:10 WITA

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:13 WITA

Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:11 WITA

Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:15 WITA

Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:04 WITA

Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik

Berita Terbaru