pro1.id, BANJARBARU – Industri wastra Kalimantan Selatan mencatatkan pencapaian baru. SBK Sasirangan resmi menjadi merek kain sasirangan pertama yang memperoleh Sertifikat Halal, sebagai bentuk komitmen menghadirkan produk yang memenuhi standar mutu sekaligus memberikan jaminan bagi konsumen muslim.



Sertifikat halal tersebut diterbitkan pada 28 Juli 2026 melalui fasilitasi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dengan pendampingan Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI).

Sertifikasi itu mencakup seluruh varian motif dan berbagai produk unggulan SBK Sasirangan, mulai dari kain lembaran, kaos, rompi, pashmina, hingga syal. Dengan demikian, seluruh proses produksi dipastikan telah memenuhi ketentuan halal.



Proses memperoleh sertifikat halal dimulai sejak April 2026 dan melalui sejumlah tahapan, seperti verifikasi bahan baku, pemeriksaan jenis pewarna dan kain yang digunakan, hingga pelatihan Penyelia Halal bagi pemilik usaha.
Selain itu, seluruh pihak yang terlibat dalam proses produksi, mulai dari penjahit, perajin sasirangan, hingga mitra terkait, turut menandatangani komitmen dan pakta integritas halal. Tahapan tersebut ditutup dengan audit lapangan oleh tim auditor untuk memastikan kesesuaian bahan baku dan proses produksi.


Pemilik SBK Sasirangan, Reni Andrina Rahmawati atau yang akrab disapa Miss Reni, mengatakan pencapaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas produk.
“Menjadi yang pertama meraih Sertifikat Halal untuk produk sasirangan adalah sebuah kehormatan dan amanah besar bagi kami. Kami berterima kasih kepada Kementerian Perindustrian dan BSPJI atas pendampingan sejak April. Ini merupakan bukti komitmen kami bersama para penjahit dan artisan untuk menghadirkan wastra Banjar yang indah, ramah lingkungan, sekaligus terjamin kehalalannya,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor fesyen dan kriya, untuk terus meningkatkan kualitas produk sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Dengan diraihnya sertifikat halal tersebut, SBK Sasirangan diharapkan menjadi pelopor dalam pengembangan industri wastra Banjar yang mengedepankan kualitas, keberlanjutan, dan kepercayaan konsumen.

Sumber : Media Center Banjarbaru










