pro1.id, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) segera mengoperasikan angkutan umum perkotaan Trans Saijaan sebagai upaya meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat. Layanan ini dijadwalkan mulai beroperasi secara bertahap pada awal Agustus 2026 dan akan digratiskan selama masa uji coba hingga Desember 2026.



Kepala Dinas Perhubungan Kotabaru, Khairian Anshari, mengatakan sebanyak 43 unit armada akan mulai melayani masyarakat pada tahap awal. Selanjutnya, pada awal September 2026 akan ditambah 21 unit, sehingga total armada yang beroperasi mencapai 64 unit.

Menurutnya, pengoperasian tahap awal sekaligus menjadi masa evaluasi untuk menyempurnakan pelayanan berdasarkan masukan dari masyarakat.



“Pada Agustus nanti kami lakukan evaluasi terlebih dahulu. Jika ada saran maupun masukan dari masyarakat, tentu akan menjadi bahan perbaikan agar pelayanan Trans Saijaan semakin optimal,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Trans Saijaan akan melayani tujuh trayek yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis di wilayah perkotaan Kotabaru. Rute tersebut meliputi Tugu Nelayan–Perkantoran Sigam, Tugu Nelayan–Jalan Panorama, Siring Laut–Perkantoran Sebelimbingan, Tugu Nelayan–Jalan Karya Utama, Tugu Nelayan–Perumnas Semayap, Tugu Nelayan–Mandin, serta Dirgahayu–Gunung Ulin.


Setiap armada memiliki kapasitas 11 penumpang dan diwajibkan beroperasi sesuai trayek yang telah ditetapkan. Dishub memastikan seluruh kendaraan tidak diperkenankan keluar dari jalur resmi demi menjaga ketertiban dan kualitas layanan.
Khairian menegaskan, pelayanan Trans Saijaan tidak membedakan antara pelajar maupun masyarakat umum. Seluruh penumpang akan mendapatkan fasilitas yang sama dengan jam operasional setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WITA.

Selama masa uji coba yang berlangsung dari Agustus hingga Desember 2026, seluruh layanan dapat dinikmati secara gratis tanpa dipungut biaya.
“Selama masa uji coba tidak ada tarif. Baik pelajar maupun masyarakat umum bisa menggunakan Trans Saijaan secara gratis,” tegasnya.

Untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi layanan, Dishub Kotabaru juga menyediakan aplikasi yang menampilkan informasi armada dan layanan Trans Saijaan. Kehadiran angkutan umum ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas serta menghadirkan moda transportasi yang lebih aman, nyaman, dan mudah diakses.










