Pemuda Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan Martapura, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 19:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Warga Komplek Pangeran Antasari (Kompas), Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, dikejutkan dengan penemuan seorang pemuda yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah, Rabu (1/4/2026) sore.

Korban berinisial MR (21), diketahui berasal dari Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi oleh tim INAFIS Polres Banjar, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Ratu Zalecha untuk penanganan lebih lanjut.

Salah satu warga setempat, Muhammad Maulana, menceritakan bahwa kejadian bermula dari kekhawatiran keluarga korban yang tidak dapat menghubunginya sejak pagi hari.

Baca Juga :  Pembangunan Fasilitas Olahraga di Banjar Hampir Tuntas, Pekerjaan Dikejar Selesai Akhir Tahun

“Sejak pagi sudah dihubungi ibunya, tapi tidak ada jawaban. Sekitar siang, keluarga meminta kami untuk mengecek kondisi korban di rumah,” ujarnya.

Saat dilakukan pengecekan melalui jendela, korban terlihat terbaring di dalam kamar. Namun, karena posisi tubuh tidak berubah hingga sore hari, warga mulai merasa curiga.

“Karena dari siang sampai sore posisinya tetap sama, akhirnya kami diminta membuka pintu rumah untuk memastikan,” jelasnya.

Setelah pintu berhasil dibuka, korban tidak memberikan respons saat dipanggil. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat dan pihak kepolisian.

Baca Juga :  Polres Banjar Gelar Apel Siaga Hadapi Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem

Petugas yang datang memastikan korban telah meninggal dunia. Berdasarkan pengamatan awal, tubuh korban masih dalam kondisi lemas dan belum menunjukkan tanda-tanda kaku, sehingga diduga meninggal beberapa jam sebelum ditemukan.

Diketahui, korban merupakan seorang pelajar di Pondok Pesantren Darussalam Martapura. Menurut warga sekitar, korban dikenal pendiam dan jarang berinteraksi dengan lingkungan.

“Dia memang tertutup, lebih sering di rumah dan tidak banyak bergaul,” tambah Maulana.

Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Berita Terkait

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder
Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit
Proses Tetap Berlanjut, Polres Banjar Buka Suara Soal Dugaan Pengeroyokan Dua Anak di Martapura, Penyidikan Terkendala Alat Bukti
Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:48 WITA

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:33 WITA

Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:17 WITA

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WITA

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:02 WITA

BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder

Berita Terbaru