Nelayan 71 Tahun Hilang di Perairan Pulau Sebuku, Tim SAR Sisir Titik Terakhir Melaut

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, KOTABARU – Seorang nelayan lanjut usia dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Tim SAR gabungan kini tengah melakukan upaya pencarian terhadap korban yang belum kembali sejak Senin (23/2/2026) sore.

Korban diketahui bernama Ridwan (71), yang akrab disapa Papa Ombo, warga Tanjung Pelayar, Pulau Laut, Kotabaru. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat mencari ikan sekitar pukul 16.00 WITA. Namun hingga pukul 20.00 WITA, ia tak kunjung kembali ke rumah.

Keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi biasa korban melaut. Karena belum membuahkan hasil, kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Pos AL Sebuku dan diteruskan ke Kantor SAR Banjarmasin untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.

Baca Juga :  Perkuat Kebersamaan Usai Idulfitri, RSUD Sengayam Gelar Halal Bihalal Internal

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, membenarkan pihaknya telah mengerahkan personel dari Pos SAR Kotabaru untuk melakukan operasi pencarian.

“Setelah menerima laporan, kami langsung memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Kotabaru menggunakan RIB 02 Banjarmasin. Fokus pencarian hari ini menyisir area sekitar titik terakhir korban dilaporkan mencari ikan di perairan Pulau Sebuku,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga :  Wujudkan Pembinaan Jasmani Prajurit, Lanal Kotabaru Resmikan Dua Gedung Olahraga Baru

Sebanyak lima personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Tim membawa sejumlah peralatan pendukung, termasuk Aqua Eyes untuk membantu mendeteksi objek di bawah permukaan air, serta perlengkapan water rescue lainnya.

Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian meliputi Pos SAR Kotabaru, Pos TNI AL Sekapung, Satpolair Polres Kotabaru, serta masyarakat dan keluarga korban.

Hingga saat ini, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan relatif mendukung proses penyisiran di lapangan. Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal untuk menemukan korban secepatnya.

Berita Terkait

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan
Insiden Tambang Bawah Tanah di Kotabaru, 7 Pekerja Meninggal Dunia Diduga Akibat Gas Beracun
DPRD Kotabaru Sidak Minimarket, Telusuri Kelangkaan Susu UHT Putih
Bupati Kotabaru Raih TOP Pembina BUMD 2026, Bukti Konsistensi Kinerja Daerah
DLH Kotabaru Gencarkan Patroli BAPILAH, Edukasi Warga Pesisir Kelola Sampah
Siaran Pers : Strategi Efisiensi dan Ekspansi, Indocement Cetak Laba Rp2,24 Triliun di Tengah Lesunya Pasar Semen 2025
Pulau Laut Utara Dominasi MTQ ke-56 Kotabaru, Sabet Gelar Juara Umum 2026
DPRD Kotabaru Bahas Tiga Raperda Inisiatif, Soroti Isu Bencana hingga Sampah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:06 WITA

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Sabtu, 25 April 2026 - 09:14 WITA

Insiden Tambang Bawah Tanah di Kotabaru, 7 Pekerja Meninggal Dunia Diduga Akibat Gas Beracun

Selasa, 14 April 2026 - 19:18 WITA

DPRD Kotabaru Sidak Minimarket, Telusuri Kelangkaan Susu UHT Putih

Selasa, 14 April 2026 - 19:14 WITA

Bupati Kotabaru Raih TOP Pembina BUMD 2026, Bukti Konsistensi Kinerja Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 19:09 WITA

DLH Kotabaru Gencarkan Patroli BAPILAH, Edukasi Warga Pesisir Kelola Sampah

Berita Terbaru

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA