Bontang Mangrove Park Jadi Andalan Wisata Konservasi Kalimantan Timur

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, KALTIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong pengembangan sektor pariwisata yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Salah satu destinasi yang kini menjadi unggulan adalah Bontang Mangrove Park, kawasan ekowisata mangrove yang menawarkan perpaduan wisata alam, edukasi, dan konservasi.

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, mengatakan keberadaan kawasan tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan kawasan mangrove tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat setempat. Model pengelolaan tersebut bahkan mendapat apresiasi dari Komisi IV DPR RI sebagai salah satu contoh pengembangan ekowisata berbasis konservasi yang layak menjadi percontohan nasional.

“Model kolaborasi seperti ini diharapkan dapat direplikasi oleh daerah lain sehingga pengembangan pariwisata tetap sejalan dengan upaya menjaga kelestarian alam,” ujar Ririn.

Baca Juga :  Sorotan Publik Berujung Pembatalan, Gubernur Kaltim Hentikan Rencana Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

Terletak di kawasan Taman Nasional Kutai, Bontang Mangrove Park memiliki hamparan hutan mangrove seluas sekitar 279 hektare. Pengunjung dapat menikmati suasana kawasan melalui jalur titian kayu ulin sepanjang kurang lebih 2,15 kilometer yang membelah rimbunnya vegetasi mangrove.

Selain menyuguhkan panorama alam pesisir yang asri, kawasan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan. Wisatawan dapat mengenal berbagai jenis mangrove yang tumbuh di kawasan tersebut, termasuk jenis Rhizophora dan Avicennia yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Keunikan lainnya adalah keberadaan berbagai satwa liar yang hidup di habitat alami, seperti Bekantan, monyet ekor panjang, hingga bangau tong-tong. Kehadiran satwa tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, khususnya pecinta fotografi alam dan pengamat satwa.

Di samping nilai wisatanya, kawasan mangrove ini juga memiliki fungsi ekologis yang penting sebagai pelindung alami garis pantai dari ancaman abrasi dan gelombang laut. Upaya konservasi yang dilakukan selama bertahun-tahun berhasil meningkatkan luas kawasan mangrove secara signifikan, dari sekitar 84 hektare pada awal 2000-an menjadi hampir 279 hektare saat ini.

Baca Juga :  Paser Siap Gelar Kejuaraan Paralayang Internasional, Atlet Dunia Dijadwalkan Ambil Bagian

Melalui pengembangan destinasi berbasis konservasi seperti Bontang Mangrove Park, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap sektor pariwisata dapat terus berkembang tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Sumber : Portal Kaltim & Antara Kaltim

Berita Terkait

Pemprov Kaltim Ambil Alih Pengelolaan Mall Lembuswana, Siapkan Revitalisasi Kawasan
Kaltim Miliki Hampir 240 Ribu Hektare Mangrove, Penanaman 12 Ribu Bibit Jadi Bagian Renaksi Daerah
Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit di Pantai Lamaru Dukung Pelestarian Pesisir
Respons Aspirasi Warga, Gubernur Kaltim Tinjau Jembatan Mahulu dan Pastikan Kondisinya Aman
Pemprov Kaltim Satukan Langkah Perluas Listrik dan Internet Hingga Pelosok Desa
Keraton Sambaliung Jadi Sorotan Tim Penilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat
Qori Asal Kaltim Raih Juara MTQ Pelajar Internasional di Malaysia, Harumkan Nama Indonesia
Pemprov Kaltim Jelaskan Alasan Lampu Stadion Palaran Dipindah ke Segiri Demi Penuhi Standar AFC

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:45 WITA

Pemprov Kaltim Ambil Alih Pengelolaan Mall Lembuswana, Siapkan Revitalisasi Kawasan

Senin, 27 Juli 2026 - 00:48 WITA

Kaltim Miliki Hampir 240 Ribu Hektare Mangrove, Penanaman 12 Ribu Bibit Jadi Bagian Renaksi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 00:45 WITA

Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit di Pantai Lamaru Dukung Pelestarian Pesisir

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:47 WITA

Respons Aspirasi Warga, Gubernur Kaltim Tinjau Jembatan Mahulu dan Pastikan Kondisinya Aman

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:24 WITA

Pemprov Kaltim Satukan Langkah Perluas Listrik dan Internet Hingga Pelosok Desa

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA