Kaltim Genjot Produktivitas Sawah Lewat Metode PMAAS, Hasil Panen Ditargetkan Naik Hampir Dua Kali Lipat

- Penulis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, SAMARINDA – Pemerintah terus mengupayakan peningkatan produksi beras di Kalimantan Timur melalui penerapan metode Padi Tanam Hemat Air Super (PMAAS). Inovasi budidaya ini diyakini mampu mendongkrak hasil panen petani tanpa harus membuka lahan pertanian baru.

Program tersebut akan diterapkan secara bertahap di sekitar 7.000 hektare lahan sawah yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Para petani juga akan mendapatkan pendampingan dari penyuluh pertanian agar teknik budidaya dapat diterapkan sesuai standar.

Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Kalimantan Timur, Ahmad Subhan, mengatakan produktivitas padi di Kaltim yang saat ini rata-rata berkisar 3,5 hingga 4 ton per hektare diharapkan dapat meningkat menjadi 6 hingga 7 ton per hektare melalui penerapan metode tersebut.

“Harapan kami, produktivitas padi di Kalimantan Timur bisa meningkat menjadi di atas 6 sampai 7 ton per hektare. Bahkan jika seluruh tahapan budidaya dijalankan dengan baik, hasilnya berpotensi mencapai 10 ton gabah per hektare,” ujarnya di Kelurahan Sambutan, Samarinda, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga :  Wapres Gibran Dijadwalkan Kunker ke Kaltim dan IKN, Persiapan Pengamanan Dimatangkan

Ia menjelaskan, strategi peningkatan hasil panen dinilai lebih efektif dibandingkan memperluas areal persawahan. Dengan memanfaatkan teknologi budidaya yang lebih modern, petani dapat memperoleh produksi yang lebih tinggi dari lahan yang sudah tersedia.

Metode PMAAS sendiri mengandalkan pola tanam yang lebih padat dengan pengaturan penggunaan air secara efisien. Sistem tersebut memungkinkan jumlah rumpun tanaman bertambah sehingga potensi produksi gabah ikut meningkat tanpa mengorbankan kualitas pertumbuhan tanaman.

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila Jadi Sarana Pendidikan Karakter di Sekolah Rakyat Terintegrasi 58 Samarinda

Menurut Ahmad Subhan, upaya peningkatan produktivitas padi menjadi semakin penting seiring berkembangnya Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diproyeksikan akan meningkatkan kebutuhan pangan di Kalimantan Timur. Karena itu, penguatan sektor pertanian menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga ketersediaan beras sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan di daerah.

SUMBER : PORTAL KALTIM

Berita Terkait

Pemprov Kaltim Ambil Alih Pengelolaan Mall Lembuswana, Siapkan Revitalisasi Kawasan
Kaltim Miliki Hampir 240 Ribu Hektare Mangrove, Penanaman 12 Ribu Bibit Jadi Bagian Renaksi Daerah
Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit di Pantai Lamaru Dukung Pelestarian Pesisir
Respons Aspirasi Warga, Gubernur Kaltim Tinjau Jembatan Mahulu dan Pastikan Kondisinya Aman
Pemprov Kaltim Satukan Langkah Perluas Listrik dan Internet Hingga Pelosok Desa
Keraton Sambaliung Jadi Sorotan Tim Penilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat
Qori Asal Kaltim Raih Juara MTQ Pelajar Internasional di Malaysia, Harumkan Nama Indonesia
Pemprov Kaltim Jelaskan Alasan Lampu Stadion Palaran Dipindah ke Segiri Demi Penuhi Standar AFC

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:45 WITA

Pemprov Kaltim Ambil Alih Pengelolaan Mall Lembuswana, Siapkan Revitalisasi Kawasan

Senin, 27 Juli 2026 - 00:48 WITA

Kaltim Miliki Hampir 240 Ribu Hektare Mangrove, Penanaman 12 Ribu Bibit Jadi Bagian Renaksi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 00:45 WITA

Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit di Pantai Lamaru Dukung Pelestarian Pesisir

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:47 WITA

Respons Aspirasi Warga, Gubernur Kaltim Tinjau Jembatan Mahulu dan Pastikan Kondisinya Aman

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:24 WITA

Pemprov Kaltim Satukan Langkah Perluas Listrik dan Internet Hingga Pelosok Desa

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA

Kota Banjarbaru

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:52 WITA