pro1.id, BANJARBARU – Pengelolaan data kepegawaian Pemerintah Kota Banjarbaru kembali mencatatkan hasil membanggakan. Dalam penilaian Indeks Kualitas Data (IKADA), Banjarbaru berhasil menempati peringkat pertama di wilayah Kantor Regional (Kanreg) VIII dengan predikat “Sangat Tinggi”.



Capaian tersebut semakin istimewa setelah Kota Banjarbaru memperoleh nilai maksimal 100,00. Hasil ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga ketepatan, kelengkapan, serta pemutakhiran data secara berkelanjutan.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, mengapresiasi seluruh jajaran yang telah berkontribusi terhadap pencapaian tersebut. Menurutnya, kualitas data menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan dan pembenahan tata kelola pemerintahan.



“Apresiasi atas capaian IKADA Kota Banjarbaru dengan predikat sangat tinggi, rangking kualitas data urutan 1 se-Kanreg VIII dengan total nilai 100,00. Keberhasilan ini tentunya sangat bermanfaat dalam dukungan kebijakan dan reformasi birokrasi, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berbasis data,” ujar Lisa, Senin (10/8/2026).
Ia menilai capaian tersebut bukan hanya menunjukkan keberhasilan administrasi, tetapi juga menjadi modal dalam membangun sistem pemerintahan yang semakin efektif di tengah perkembangan teknologi digital.


Menurut Lisa, kualitas data yang terjaga dengan baik turut memberikan kemudahan dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan, khususnya berkaitan dengan administrasi dan layanan karier ASN.
“Pencapaian ini akan mempermudah proses administrasi dan layanan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) secara nasional melalui ekosistem digital,” tambahnya.

Pemerintah Kota Banjarbaru selanjutnya berkomitmen mempertahankan kualitas pengelolaan data kepegawaian agar tetap berada pada standar tinggi. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan digital.
Dengan nilai sempurna yang diraih, capaian IKADA ini diharapkan dapat memperkuat penerapan pemerintahan berbasis data, sekaligus mendukung terwujudnya birokrasi Banjarbaru yang lebih lincah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sumber : Media Center Banjarbaru










