Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan

- Penulis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Banjarbaru menghadapi tantangan serius. Selain kondisi api yang mudah meluas akibat kemarau, petugas di lapangan kini harus berhadapan dengan semakin terbatasnya sumber air.

Personel Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU menjadi bagian dari tim gabungan yang terus melakukan penanganan Karhutla. Bersama BPBD, Polri, Manggala Agni dan masyarakat, mereka melakukan pemadaman di sejumlah kawasan yang terdampak, termasuk kawasan Guntung Damar, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.

Dandim 1006/Banjar Letkol Inf BP Prabujaya mengatakan, kondisi sumber air menjadi salah satu hambatan utama yang ditemui personel selama proses pemadaman.

“Kalau saat ini saya lihat sungai pun debitnya sangat kecil. Bahkan sampai kering, ada beberapa yang kering,” ujar Prabujaya setelah penanganan Karhutla di Guntung Damar, Sabtu (22/8/2026).

Keterbatasan air juga ditemukan saat petugas melakukan pemadaman di kawasan Tegal Arum, Kelurahan Syamsudin Noor, Banjarbaru, sehari sebelumnya. Personel harus memanfaatkan sisa aliran sungai yang masih tersedia untuk mendukung penggunaan mesin pompa pemadam.

Kondisi tersebut membuat penanganan Karhutla tidak hanya bergantung pada jumlah personel dan peralatan. Ketersediaan sumber air menjadi faktor penting, terutama ketika sebagian aliran sungai mulai menyusut bahkan mengering.

Baca Juga :  Ririen Kartika Rini Resmi Pimpin Dekranasda Banjarbaru, Pengurus Baru Masa Bakti 2025–2030 Dilantik

Mengantisipasi kondisi tersebut, Kodim 1006/Banjar menyiapkan rencana pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah. Langkah ini akan diselaraskan dengan program TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari upaya menghadapi kondisi kekeringan.

Prabujaya mengatakan, pihaknya merencanakan pembangunan sedikitnya dua titik sumur bor di setiap kelurahan.

“Kami berupaya membuat sumur bor. Nanti kita rencanakan kita akan membuat sumur bor di setiap kelurahan, minimal dua,” katanya.

Rencana tersebut telah dikoordinasikan dengan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru. Setelah itu, pemetaan lokasi akan dilakukan untuk menentukan titik yang dinilai paling strategis dan membutuhkan tambahan sumber air.

Baca Juga :  Dinas Perkim Banjarbaru Bergerak Cepat Bersihkan Sisa Beton di Bundaran Palam Usai Insiden Truk Gandeng

Sumur bor yang direncanakan tidak hanya ditujukan untuk kepentingan penanganan Karhutla. Fasilitas tersebut juga diharapkan dapat membantu masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau berkepanjangan.

Sejumlah wilayah, termasuk kawasan permukiman transmigrasi, disebut mulai mengalami keterbatasan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, sumur bor diharapkan dapat memberikan manfaat ganda bagi masyarakat sekaligus mendukung petugas ketika terjadi Karhutla.

“Jadi nanti sumur bor ini dua gunanya, sebagai sumber air bersih warga, baik untuk kebutuhan mandi maupun mencuci. Yang kedua, juga sebagai sumber air untuk mematikan api,” pungkas Letkol Inf Prabujaya.

Di tengah kondisi kemarau dan ancaman Karhutla, penyediaan sumber air alternatif menjadi salah satu langkah yang dipersiapkan untuk memperkuat penanganan kebakaran. Upaya tersebut sekaligus diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan di sejumlah wilayah Banjarbaru.

Berita Terkait

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru
Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru
Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media
Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA
Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Banjar dan Banjarbaru, Akses Warga Diperkuat
59 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Rampung, Operasional Ditargetkan Segera Berjalan
Banjarbaru Raih Skor 100,00, Jadi Peringkat Teratas IKADA se-Kanreg VIII
SBK Sasirangan Jadi Merek Sasirangan Pertama Bersertifikat Halal, Perkuat Daya Saing UMKM Banjarbaru

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:44 WITA

Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:34 WITA

Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Banjar dan Banjarbaru, Akses Warga Diperkuat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA