Antisipasi Dampak Kemarau, PTAM Intan Banjar Fokus Jaga Ketersediaan Air Bersih

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 16:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Menghadapi potensi musim kemarau panjang, Perusahaan Daerah Air Minum (PTAM) Intan Banjar memastikan berbagai langkah strategis telah disiapkan guna menjaga distribusi air bersih tetap berjalan lancar bagi masyarakat.

Kasubbag Humas dan Hukum di PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar, Mahyuni menegaskan komitmennya dalam menjaga pelayanan publik agar tetap prima, meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem. Sejumlah upaya dilakukan, mulai dari pemantauan intensif hingga penguatan infrastruktur distribusi air.

“Dalam menghadapi musim kemarau yang diperkirakan terjadi, kami sebagai pengelola air bersih telah melakukan berbagai persiapan agar distribusi air ke masyarakat tetap berjalan lancar,” ujar perwakilan PTAM Intan Banjar.

Salah satu fokus utama adalah mengantisipasi dampak kekeringan pada wilayah lahan gambut yang dinilai paling rentan saat kemarau. Selain itu, potensi kebakaran hutan dan lahan juga menjadi perhatian serius, terutama terkait risiko terhadap jaringan pipa distribusi.

Baca Juga :  Warga Murung Mesjid dan Kampung Jawa Kesulitan Air Bersih Saat Banjir, Harapkan Bantuan Tandon Air

“Kami secara intensif melakukan monitoring di lapangan. Petugas kami disiagakan untuk memastikan jaringan pipa tidak terdampak kebakaran lahan,” jelasnya.

Dari sisi sumber air, PTAM Intan Banjar memastikan tidak bergantung pada saluran irigasi yang rawan mengalami kekeringan. Untuk wilayah Banjarbaru dan sebagian Kabupaten Banjar, suplai air berasal dari sumber yang relatif aman seperti Riam Kiwa.

Sementara itu, untuk wilayah seperti Kertak Hanyar yang memiliki karakteristik lahan gambut, distribusi air tetap mengandalkan sumber yang sama dengan pengelolaan yang disesuaikan.

Baca Juga :  Sentuhan Timur Tengah Warnai Buka Puasa Perdana di Aeris Hotel Banjarbaru

“Alhamdulillah, selama ini kita tidak mengambil air dari irigasi, sehingga potensi dampak kemarau bisa diminimalisir,” tambahnya.

Meski demikian, pihak PTAM mengakui terdapat sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak apabila kemarau berlangsung cukup panjang. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, kawasan dengan jumlah pelanggan sekitar 30 ribu jiwa menjadi daerah yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Diperkirakan ada sekitar 30 ribu pelanggan di wilayah rawan. Namun, kami berharap dampaknya tidak terlalu signifikan dan pelayanan tetap bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

PTAM Intan Banjar pun mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menggunakan air bersih, terutama selama musim kemarau, guna menjaga ketersediaan air tetap stabil.

 

Reporter : Muhamad Yuanda Putra

Editor : Muhammad Ervan Ariya Ramadani

Berita Terkait

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik
Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa
Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder
Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:10 WITA

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:13 WITA

Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:48 WITA

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:33 WITA

Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:17 WITA

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Berita Terbaru