pro1.id, TANAH GROGOT – Komitmen mewujudkan Kabupaten Ramah Anak kembali diperkuat. Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, menegaskan pembangunan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) oleh PT Kideco Jaya Agung menjadi langkah konkret menuju pembangunan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kualitas hidup generasi muda.
Hal itu disampaikan saat menghadiri seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) RPTRA di Desa Songka, Kecamatan Batu Sopang, Selasa (3/3/2026).
Menurut Fahmi, proyek tersebut merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Ia menilai Kideco sebagai mitra strategis yang konsisten mendukung pembangunan manusia di Kabupaten Paser.
“Groundbreaking hari ini menjadi bukti bahwa Kideco benar-benar peduli pada pembangunan manusia melalui penyediaan ruang publik yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Bupati menambahkan, keberadaan RPTRA selaras dengan visi Paser TUNTAS (Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera). Ia berharap ruang publik ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga pusat kreativitas dan interaksi sosial yang sehat.
“Kita ingin mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gadget dan mendorong interaksi sosial yang lebih positif bagi pribadi dan keluarga,” tambahnya.
Fahmi juga menekankan bahwa indikator kesejahteraan daerah tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan ekonomi. Pemenuhan hak anak untuk bermain dan berkembang secara optimal merupakan bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan.
Ia berharap model RPTRA ini dapat direplikasi di seluruh kecamatan di Kabupaten Paser, sehingga setiap wilayah memiliki ruang publik representatif yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Indika Energy sekaligus Komisaris Utama PT Kideco Jaya Agung, Azis Armand, serta Presiden Direktur PT Kideco Jaya Agung, M. Kurnia Ariawan, bersama jajaran. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Katsul Wijaya dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait. (Sumber : MC PASER)









