Harga TBS Sawit Kaltim Turun Akhir Mei 2026, Dipicu Pelemahan CPO dan Kernel

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:20 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, KALTIM –  Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur kembali mengalami penyesuaian pada periode 16–31 Mei 2026. Setelah beberapa waktu bergerak relatif stabil, harga komoditas perkebunan tersebut tercatat mengalami penurunan seiring melemahnya harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan inti sawit (kernel).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir, mengatakan penurunan harga TBS terjadi hampir di seluruh perusahaan yang menjadi sumber data penetapan harga sawit di daerah tersebut.

“Turunnya harga CPO dan kernel pada periode ini berpengaruh langsung terhadap harga TBS yang diterima petani sawit di Kalimantan Timur,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Berdasarkan hasil penetapan harga terbaru, rata-rata tertimbang CPO berada pada angka Rp15.188,44 per kilogram, sedangkan harga kernel tercatat sebesar Rp14.780,48 per kilogram.

Baca Juga :  102 Sekolah di Kaltim Direvitalisasi, Pemerintah Siapkan Lingkungan Belajar yang Lebih Layak

Sementara itu, harga TBS ditetapkan berdasarkan usia tanaman. Untuk tanaman berumur tiga tahun, harga TBS berada di level Rp3.176,62 per kilogram. Kemudian umur empat tahun sebesar Rp3.277,67 per kilogram, umur lima tahun Rp3.368,00 per kilogram, dan umur enam tahun mencapai Rp3.442,01 per kilogram.

Adapun untuk tanaman berusia tujuh tahun, harga TBS ditetapkan sebesar Rp3.491,80 per kilogram. Selanjutnya umur delapan tahun Rp3.548,32 per kilogram, umur sembilan tahun Rp3.591,32 per kilogram, dan usia sepuluh tahun mencapai Rp3.617,10 per kilogram.

Muzakkir menjelaskan bahwa harga tersebut merupakan standar yang berlaku bagi petani sawit yang telah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS), terutama petani plasma yang tergabung dalam skema kemitraan.

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila Jadi Sarana Pendidikan Karakter di Sekolah Rakyat Terintegrasi 58 Samarinda

Menurutnya, pola kemitraan antara kelompok tani dan perusahaan pengolahan sawit memiliki peran penting dalam menjaga kepastian harga yang diterima petani. Dengan adanya kerja sama tersebut, harga TBS dapat mengacu pada ketetapan resmi sehingga lebih terlindungi dari praktik permainan harga oleh tengkulak.

Pemerintah berharap sistem kemitraan yang berjalan dapat terus meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit sekaligus menciptakan tata niaga yang lebih adil dan transparan bagi pelaku usaha perkebunan di Kalimantan Timur.

SUMBER : PORTAL KALTIM

Berita Terkait

LPKSM Borneo Kalimantan Somasi XL di Samarinda, Dorong Penyelesaian Keluhan Konsumen
Kebakaran Besar di Kelurahan Melayu Tenggarong, 47 KK Terdampak dan Lebih dari 50 Rumah Dilaporkan Terbakar
Pemprov Kaltim Ambil Alih Pengelolaan Mall Lembuswana, Siapkan Revitalisasi Kawasan
Kaltim Miliki Hampir 240 Ribu Hektare Mangrove, Penanaman 12 Ribu Bibit Jadi Bagian Renaksi Daerah
Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit di Pantai Lamaru Dukung Pelestarian Pesisir
Respons Aspirasi Warga, Gubernur Kaltim Tinjau Jembatan Mahulu dan Pastikan Kondisinya Aman
Pemprov Kaltim Satukan Langkah Perluas Listrik dan Internet Hingga Pelosok Desa
Keraton Sambaliung Jadi Sorotan Tim Penilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:11 WITA

LPKSM Borneo Kalimantan Somasi XL di Samarinda, Dorong Penyelesaian Keluhan Konsumen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Kebakaran Besar di Kelurahan Melayu Tenggarong, 47 KK Terdampak dan Lebih dari 50 Rumah Dilaporkan Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:45 WITA

Pemprov Kaltim Ambil Alih Pengelolaan Mall Lembuswana, Siapkan Revitalisasi Kawasan

Senin, 27 Juli 2026 - 00:48 WITA

Kaltim Miliki Hampir 240 Ribu Hektare Mangrove, Penanaman 12 Ribu Bibit Jadi Bagian Renaksi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 00:45 WITA

Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit di Pantai Lamaru Dukung Pelestarian Pesisir

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA