Kabupaten Banjar Luncurkan Brigade Pangan untuk Perkuat Ketahanan dan Kemandirian Pangan Daerah

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 09:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : DISTAN BANJAR

FOTO : DISTAN BANJAR

pro1.id, MARTAPURA –  Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan lokal, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pertanian memperkenalkan program Brigade Pangan, sebuah inisiatif yang melibatkan langsung masyarakat dalam pengelolaan lahan produktif. Program ini terintegrasi dengan skema Optimalisasi Lahan Pertanian (OPLA) serta dukungan dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).

Dwi Retnani, Kepala Seksi Kelembagaan Petani di Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Banjar, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah terbentuk 23 kelompok Brigade Pangan. Setiap kelompok beranggotakan 15 orang yang bertugas mengelola lahan pertanian seluas sekitar 150 hingga 200 hektare di berbagai wilayah kabupaten.

Baca Juga :  Cekcok di Depan Rumah Berujung Penusukan, Pria di Martapura Alami Luka Serius

“Masyarakat yang tergabung dalam Brigade Pangan diharapkan bisa memaksimalkan lahan pertanian sehingga program OPLA dan CSR benar-benar membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan warga,” jelasnya, Kamis (9/10/2025).

Untuk menunjang kegiatan pertanian tersebut, pemerintah daerah telah menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari bantuan benih dan kapur pertanian hingga alat berat seperti traktor roda empat. Sebanyak 40 kelompok pada tahap awal akan mendapatkan dukungan tersebut untuk mendukung masa tanam Oktober–Maret.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Mantapkan Dukungan PSEL, Siap Pasok 100 Ton Sampah per Hari

“Empat puluh kelompok ini kini tengah dalam tahap persiapan untuk mulai menggarap lahan. Aktivitas tanam akan segera dimulai dalam waktu dekat,” tambahnya.

Dwi juga menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk mendukung tercapainya swasembada pangan nasional pada 2025, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045.

“Dengan adanya Brigade Pangan, selain memperkuat cadangan pangan lokal, masyarakat juga mendapatkan peluang ekonomi baru dari aktivitas pertanian yang dikelola secara kolektif,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder
Proses Tetap Berlanjut, Polres Banjar Buka Suara Soal Dugaan Pengeroyokan Dua Anak di Martapura, Penyidikan Terkendala Alat Bukti
Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Audisi Nanang Galuh Banjar 2026 Dibuka, Peserta Didorong Jadi Duta Edukasi dan Pariwisata

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:48 WITA

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:33 WITA

Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:17 WITA

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WITA

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:02 WITA

BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder

Berita Terbaru