Korban Terjatuh di Sungai Barito Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Dua Hari Pencarian

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARMASIN – Setelah melakukan pencarian intensif selama dua hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Syamsudin (38), warga Desa Banitan, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, yang dilaporkan terjatuh dari perahu di Sungai Barito.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (4/11/2025) dini hari.

 

Peristiwa tersebut berawal dari laporan Kepala Desa Banitan, Darman Banitan, pada Senin (3/11/2025) sekitar pukul 08.25 Wita. Dalam laporan disebutkan, Syamsudin terjatuh dari perahu saat menyeberangi Sungai Barito.

 

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Siaga SAR (USS) Tapin langsung menerjunkan tim penyelamat menuju lokasi yang berjarak sekitar 91 kilometer dari markas mereka.

Baca Juga :  Pencak Silat Banjar Bidik Dua Medali Emas di PORPROV XII Kalimantan Selatan

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Ditpolairud, Damkar Barito Kuala, RAPI, Borneo Rescue Marabahan, Polsek Bakumpai, BPK Pulau Kadap, Seman Rescue, serta masyarakat setempat.

 

Upaya pencarian dilakukan sejak hari pertama dengan menyisir area sungai menggunakan perahu karet dan peralatan pendeteksi permukaan air.

Hingga akhirnya, pada Selasa (4/11/2025) pukul 04.30 Wita, korban ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal jatuh (LKP).

 

Jenazah kemudian dievakuasi ke tepi sungai sebelum diserahkan kepada keluarga di rumah duka.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh unsur SAR gabungan dan relawan yang terlibat.

Baca Juga :  Hujan Picu Longsor di Penyambaran, Akses Jalan Warga Terancam, BPBD Banjar Lakukan Kaji Cepat

“Kami berterima kasih atas sinergi semua pihak. Operasi bisa berjalan cepat berkat dukungan masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas di perairan.

“Kami mengimbau warga agar selalu mengenakan alat pelampung saat menggunakan transportasi air. Hal kecil seperti itu bisa mencegah jatuhnya korban jiwa,” tambahnya.

 

Usai proses evakuasi dan penyerahan jenazah, seluruh personel gabungan melaksanakan evaluasi operasi sebelum kembali ke satuan masing-masing. Operasi resmi ditutup pada pukul 05.00 Wita.

Berita Terkait

Pria di Batola Tewas Diduga Dibunuh Anak Kandung, Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Pelaku
Pemuda Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan Martapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Tragedi Kebakaran Subuh di Tanah Grogot, Dua Penghuni Tak Terselamatkan
Api Lalap Permukiman di Cempaka, Enam Rumah Terdampak
Perempuan di Astambul Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Duga Akibat Gantung Diri
Klinik di Long Ikis Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tiga Bangunan Terbakar di Tanah Grogot, Kerugian Diperkirakan Capai Rp1 Miliar
Korban Tenggelam di Pantai Buradaya Ditemukan, Pencarian Libatkan Tim Gabungan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 09:47 WITA

Pria di Batola Tewas Diduga Dibunuh Anak Kandung, Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Pelaku

Rabu, 1 April 2026 - 19:12 WITA

Pemuda Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan Martapura, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 1 April 2026 - 13:33 WITA

Tragedi Kebakaran Subuh di Tanah Grogot, Dua Penghuni Tak Terselamatkan

Rabu, 1 April 2026 - 13:18 WITA

Api Lalap Permukiman di Cempaka, Enam Rumah Terdampak

Senin, 30 Maret 2026 - 17:50 WITA

Perempuan di Astambul Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Duga Akibat Gantung Diri

Berita Terbaru

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA