MUI Paser Gelar Dialog Lintas Agama, Bekali Pelajar Hadapi Pengaruh Negatif Pergaulan

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 12:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : MC PASER

FOTO : MC PASER

pro1.id, TANAH GROGOT – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Paser menginisiasi kegiatan pembinaan pelajar melalui forum dialog lintas agama, sebagai upaya mencegah maraknya perilaku menyimpang di kalangan generasi muda. Kegiatan ini berlangsung di Gedung PWRI Kabupaten Paser pada Selasa (7/10/2025), dan melibatkan berbagai tokoh lintas iman serta instansi terkait.

Dialog ini menghadirkan narasumber dari tiga agama: Islam, Kristen, dan Katolik, serta didukung oleh Satpol PP dan seorang psikolog klinis dari RSUD Panglima Sebaya. Kegiatan tersebut mengangkat isu-isu sosial yang kerap ditemui di kalangan pelajar, seperti penyalahgunaan narkoba, seks bebas, pergaulan bebas, hingga self-harm atau kecenderungan menyakiti diri sendiri.

Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah dan Kerukunan Umat Beragama MUI Kabupaten Paser, Ahmad Ependi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan pentingnya nilai-nilai keagamaan sebagai landasan moral dalam menghadapi tantangan zaman.

“Melalui dialog ini, kami ingin membuka ruang refleksi bagi pelajar bahwa agama adalah benteng moral yang kuat dalam menangkal berbagai pengaruh buruk yang ada di sekitar mereka,” jelasnya.

Baca Juga :  Tokoh Lintas Agama di Paser Bertemu di Seniung Jaya, MUI Dorong Moderasi dan Dialog Antarumat

Ependi juga berharap agar peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi agen perubahan positif, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

“Kami ingin mereka menjadi contoh nyata dalam menjaga diri dari perilaku menyimpang, dan menyebarkan ilmu yang mereka dapat hari ini kepada teman-temannya,” tambahnya.

Ketua Satpol PP Kabupaten Paser, H. Guntur, turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai forum semacam ini sangat penting sebagai sarana edukasi kolaboratif lintas sektor.

“Kami di lapangan sering menjumpai perilaku menyimpang, mulai dari aksi kebut-kebutan hingga pergaulan bebas. Ini tidak bisa diselesaikan satu pihak saja,” katanya.

Menurut Guntur, penanganan penyakit masyarakat memerlukan sinergi antara orang tua, sekolah, dan pemerintah. Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi perkembangan remaja.

Baca Juga :  Insiden Hewan Kurban di Tanjung Rema, Sapi Terperosok ke Saluran Air dan Tidak Selamat

“Peran orang tua di rumah, guru di sekolah, dan kami sebagai penegak ketertiban sangat krusial. Harus ada kerja sama yang kuat,” tegasnya.

Dialog ini menjadi salah satu bentuk konkret kolaborasi antarumat beragama di Paser dalam membangun karakter pelajar yang berakhlak, serta memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai pengaruh negatif.

Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini antara lain:

  • H. Guntur, S.Sos., M.M. – Kepala Satpol PP Kabupaten Paser

  • Ismail, S.Ag., M.Pd. – Tokoh Muslim, pendidik dan dai

  • Pdt. Fresyer Mithel Tamba’ani, S.Th. – Tokoh Kristen, Ketua Majelis Wilayah III GPdI Kabupaten Paser

  • Sr. Maria Celinda, S.Pd. – Tokoh Katolik, Pimpinan Biara SPM Tanah Grogot

  • Indah Jati Pratiwi, M.Psi. – Psikolog Klinis RSUD Panglima Sebaya

 

Berita Terkait

Tragedi Kebakaran Subuh di Tanah Grogot, Dua Penghuni Tak Terselamatkan
Klinik di Long Ikis Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tiga Bangunan Terbakar di Tanah Grogot, Kerugian Diperkirakan Capai Rp1 Miliar
Korban Tenggelam di Pantai Buradaya Ditemukan, Pencarian Libatkan Tim Gabungan
Salat Idulfitri di Masjid Besar Nurul Falah Long Ikis Berlangsung Khidmat dan Meriah
Sejarah dan Perkembangan Desa Pait, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser
Jelang Idul Fitri, BNK Paser Gelar Tes Urin Sopir Angkutan Umum
Disbunnak Paser Pastikan Stok Daging Jelang Idulfitri Aman, Harga di Pasar Sekitar Rp160 Ribu per Kilogram
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 13:33 WITA

Tragedi Kebakaran Subuh di Tanah Grogot, Dua Penghuni Tak Terselamatkan

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:03 WITA

Klinik di Long Ikis Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:22 WITA

Tiga Bangunan Terbakar di Tanah Grogot, Kerugian Diperkirakan Capai Rp1 Miliar

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:15 WITA

Korban Tenggelam di Pantai Buradaya Ditemukan, Pencarian Libatkan Tim Gabungan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 08:19 WITA

Salat Idulfitri di Masjid Besar Nurul Falah Long Ikis Berlangsung Khidmat dan Meriah

Berita Terbaru

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA