Sengketa Harta Keluarga Picu Tragedi, Pria di Martapura Tewas Diserang Saudara Sendiri

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 08:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Persoalan pembagian harta peninggalan keluarga berujung pada aksi kekerasan yang merenggut nyawa seorang warga di Kelurahan Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Peristiwa memilukan tersebut terjadi di kawasan Jalan Mesjid, Gang Ar Raudhah, pada Minggu (14/12/2025).

Korban diketahui berinisial AM (46). Ia meninggal dunia setelah mengalami serangan senjata tajam yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri, MI.

Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli menjelaskan, korban menderita sejumlah luka serius akibat sabetan parang yang mengenai beberapa bagian tubuh penting.

“Korban mengalami luka bacok di bagian kepala, tangan, serta kaki. Secara keseluruhan terdapat lima luka akibat senjata tajam,” kata Kapolres Banjar dalam keterangannya kepada media, Senin (15/12/2025).

Baca Juga :  Hari Pertama Safari Ramadan, Wabup Banjar Jalin Silaturahmi dan Serahkan Bantuan di Sungai Batang

Kejadian tersebut terungkap ketika seorang anak tetangga bernama Noval hendak mengeluarkan sepeda motornya pada pagi hari. Ia mendapati pintu rumah korban dalam kondisi terbuka dan melihat AM tergeletak di dalam rumah dengan kondisi bersimbah darah. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada keluarga dan aparat setempat.

Di waktu yang hampir bersamaan, pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat di wilayah Tegal Arum, Landasan Ulin. Seorang pria dilaporkan datang ke daerah tersebut dan mengakui telah melakukan pembunuhan. Petugas segera menuju lokasi dan mengamankan terduga pelaku pada malam harinya.

Dalam pemeriksaan awal, MI mengungkapkan bahwa konflik antara dirinya dan korban telah berlangsung lama. Permasalahan utama berkaitan dengan pembagian tanah serta rumah warisan orang tua yang tidak kunjung diselesaikan.

Baca Juga :  Samarinda Deklarasikan Kelurahan Bersinar 2025, Pemkot Perkuat Pencegahan Narkoba

“Masalah warisan ini sudah sekitar lima tahun. Saya terus diminta menunggu pembagian,” ungkap MI kepada penyidik.

Kapolsek Martapura Kota Ipda Muhammad Zulkifli menambahkan, pelaku telah memahami kebiasaan korban sehari-hari. Berdasarkan keterangan sementara, MI menunggu kakaknya pulang dari masjid setelah menunaikan salat Subuh sebelum melakukan penyerangan.

“Pelaku sudah mengetahui rutinitas korban dan melakukan aksi saat korban baru pulang salat Subuh,” jelasnya.

Saat ini, MI telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Berita Terkait

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder
Proses Tetap Berlanjut, Polres Banjar Buka Suara Soal Dugaan Pengeroyokan Dua Anak di Martapura, Penyidikan Terkendala Alat Bukti
Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Audisi Nanang Galuh Banjar 2026 Dibuka, Peserta Didorong Jadi Duta Edukasi dan Pariwisata

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:48 WITA

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:33 WITA

Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:17 WITA

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WITA

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:02 WITA

BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder

Berita Terbaru