pro1.id, KANDANGAN – Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi desa berbasis potensi lokal terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Salah satu terobosan terbaru diwujudkan melalui peresmian kelotok wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) di Kecamatan Daha Utara.
Peresmian Kelotok Pariwisata BUMDESMA “Jujur Melangkah” LKD dilakukan langsung oleh Wakil Bupati HSS, Suriani, di Pelabuhan Masjid Besar Jami Iberahim, Desa Sungai Mandala, Senin (16/02/2026).
Program ini merupakan hasil kolaborasi Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Daha Utara melalui BUMDESMA, sebagai bentuk sinergi antar desa dalam menggali dan mengelola potensi wisata daerah.
Dalam sambutannya, Wabup HSS menegaskan bahwa kehadiran kelotok wisata bukan sekadar sarana transportasi air, melainkan pintu masuk pengembangan wisata susur sungai yang menonjolkan kekayaan alam dan budaya Daha Utara. Salah satu daya tarik utamanya adalah wisata kerbau rawa atau kalang hadangan yang menjadi ikon khas kawasan tersebut.
“Ini langkah konkret pemerintah kecamatan dan desa dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Potensi lokal harus menjadi sumber kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan profesional dengan standar pelayanan, keamanan, dan kenyamanan yang terjaga agar mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.
Peresmian berlangsung meriah dan dihadiri Wakil Ketua DPRD HSS, sejumlah kepala dinas terkait, camat Daha Utara dan Daha Selatan, serta 19 kepala desa se-Kecamatan Daha Utara.
Usai seremoni, Wabup bersama rombongan langsung menjajal kelotok wisata dengan menyusuri aliran sungai. Rombongan turut menyaksikan secara langsung aktivitas kerbau rawa yang menjadi daya tarik utama, menandai dimulainya operasional resmi kelotok tersebut.
Wabup memberikan apresiasi atas kekompakan pemerintah kecamatan dan desa dalam mengembangkan BUMDESMA. Ia menyebut, program kelotok wisata ini merupakan inovasi kedua setelah sebelumnya BUMDESMA sukses menghadirkan armada bus untuk mendukung kegiatan wisata dan operasional lainnya.
Dengan hadirnya kelotok wisata “Jujur Melangkah”, masyarakat Daha Utara diharapkan memperoleh peluang ekonomi baru, membuka lapangan kerja, serta memperkuat identitas wilayah sebagai destinasi wisata sungai dan budaya berbasis kearifan lokal di Kabupaten HSS.
(SUMBER : KOMINFO HSS)
Reporter : Herdiandi Tandi
Editor : Ervan Ariya









