Kelompok 4 Mahasiswa Program KKNT-LH ULM Kenalkan Eco Cycle, Dorong Warga Desa Sumber Baru Kelola Sampah Organik dengan Biopori

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id,TANAH BUMBU – Kelompok 4 Mahasiswa Program KKNT-LH Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Desa Sumber Baru menggelar program Eco Cycle sebagai upaya meningkatkan dan dorong kesadaran masyarakat dalam kelola sampah Organik dengan biopori dalam memilah dan mengelola sampah.

Mengusung tema “Pilah, Kelola, dan Manfaatkan Sampah untuk Desa yang Berdaya”, kegiatan tersebut berlangsung di Balai Rakyat Desa Sumber Baru, Kamis (30/7/2026), mulai pukul 08.00 hingga 12.05 WITA. Sebanyak 24 tokoh masyarakat Desa Sumber Baru turut mengikuti rangkaian kegiatan.

Program Eco Cycle tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pemilahan sampah, tetapi juga mengajak peserta melakukan praktik pengelolaan sampah organik melalui pembuatan biopori. 

Ketua Pelaksana Eco Cycle, Muhammad Fauzan Ananta, menjelaskan program tersebut berangkat dari kondisi masih banyaknya sampah organik yang belum dikelola secara optimal di lingkungan Desa Sumber Baru.

“Yang melatarbelakangi adanya program Eco Cycle di Sumber Baru karena banyak sampah organik yang tidak termanfaatkan dengan baik. Sehingga kami menerapkan pemasangan biopori agar sampah, khususnya yang organik, bisa terkelola dengan baik,” ujar Fauzan.

Ia mengatakan, pengelolaan sampah organik menjadi fokus utama karena jenis sampah tersebut dinilai cukup dominan di wilayah Tanah Bumbu. Melalui Eco Cycle, kelompok KKN Tematik ULM ingin mendorong masyarakat agar tidak hanya mengetahui cara memilah sampah, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung.

Baca Juga :  Kibarkan Merah Putih di Kedalaman 7 Meter, MDC FPIK ULM Gaungkan Nasionalisme dan Konservasi Laut di Marabatuan

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama. Materi mengenai pentingnya pemilahan sampah disampaikan Agus Pujianto dan Muhammad Yasser Karima, sedangkan materi pengelolaan sampah organik diberikan oleh Zaidan Failasufa dan Maulida Nur Safitri.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan biopori. Perwakilan tokoh masyarakat diberikan kesempatan untuk mengikuti praktik secara langsung agar metode yang diperkenalkan dapat diterapkan kembali di lingkungan masing-masing.

Menurut Fauzan, respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup positif. Dari 12 RT yang ada di Desa Sumber Baru, masyarakat menunjukkan partisipasi dan sejumlah warga bahkan mulai menerapkan pengelolaan sampah organik menggunakan biopori.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh para tokoh masyarakat dapat diteruskan kepada warga lainnya sehingga program tersebut memberikan dampak yang lebih luas setelah mahasiswa KKN Tematik ULM menyelesaikan kegiatan pengabdian di desa.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sumber Baru, Muhammad Sholihin, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan Eco Cycle. Ia mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan edukasi baru bagi masyarakat karena dilengkapi dengan praktik secara langsung.

“Jujur saya sangat excited karena sebelumnya selama saya menjabat di desa belum pernah ada sosialisasi dan praktik seperti ini. Ini menambah pengalaman serta edukasi di masyarakat,” kata Sholihin.

Baca Juga :  Tanah Bumbu Jadi Pelopor: H. Sudian Noor Gelar Pelatihan Komunikasi untuk Driver Ojek Online

Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat dibutuhkan karena masih terdapat masyarakat yang belum memahami pengelolaan sampah secara tepat. Dengan adanya Eco Cycle, warga mendapat contoh langsung mengenai bagaimana sampah dapat dipilah dan dikelola agar lebih bermanfaat.

Sholihin berharap program yang digagas kelompok KKN Tematik ULM tersebut dapat terus diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga melihat pengelolaan sampah berpotensi memberikan manfaat ekonomi apabila dilakukan secara konsisten.

“Harapannya seluruh masyarakat nantinya bisa menerapkan Eco Cycle seperti yang dipraktikkan tadi, bisa bermanfaat untuk keseharian di masyarakat, dan juga jangka panjangnya bisa menghasilkan nilai ekonomis bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan, mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan, serta membiasakan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, mulai dari organik, anorganik hingga bahan berbahaya dan beracun (B3).

Melalui program Eco Cycle, KKN Tematik ULM di Desa Sumber Baru berharap edukasi mengenai pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berkembang menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus menciptakan desa yang lebih bersih, mandiri, dan berdaya.

Berita Terkait

Gerak Pilah dan KOMPAK, Kelompok KKNT-LH ULM Bulurejo Dorong Warga Olah Sampah Organik Jadi Pupuk
Manfaatkan Limbah Sekam Padi, Kelompok 4 Mahasiswa KKNT-LH Kenalkan Eco Briket kepada Gapoktan Desa Sumber Baru
KKN Tematik ULM Desa Bulurejo Edukasi Siswa dan Santri Kelola Sampah Lewat Program Sahabat 3R
Korban Diduga Terjatuh dari TB Jhoni 32 Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Basarnas Cari ABK yang Diduga Terjatuh dari TB Jhoni 32 di Perairan Bunati
Kelompok KKN Tematik ULM Hadirkan Program ASRI, Edukasi Puluhan Siswa SDN Sumber Baru Peduli Lingkungan
Anak 10 Tahun Diduga Tenggelam di Danau Galian Tanah Bumbu, Tim SAR Lakukan Pencarian
Tanpa Plang dan Minim Rambu, Perbaikan Jalan Mantewe–Batulicin Dikeluhkan Warga

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:58 WITA

Gerak Pilah dan KOMPAK, Kelompok KKNT-LH ULM Bulurejo Dorong Warga Olah Sampah Organik Jadi Pupuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:49 WITA

Manfaatkan Limbah Sekam Padi, Kelompok 4 Mahasiswa KKNT-LH Kenalkan Eco Briket kepada Gapoktan Desa Sumber Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:16 WITA

Kelompok 4 Mahasiswa Program KKNT-LH ULM Kenalkan Eco Cycle, Dorong Warga Desa Sumber Baru Kelola Sampah Organik dengan Biopori

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:26 WITA

KKN Tematik ULM Desa Bulurejo Edukasi Siswa dan Santri Kelola Sampah Lewat Program Sahabat 3R

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:38 WITA

Korban Diduga Terjatuh dari TB Jhoni 32 Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA