Kementerian ESDM Targetkan Gas Murah untuk Industri Tercapai pada 2027

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:39 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : INFOPUBLIK

FOTO : INFOPUBLIK

pro1.id, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan target penyediaan gas murah untuk sektor industri melalui kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) akan tercapai pada tahun 2027.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa upaya ini dilakukan agar seluruh industri yang menjadi penerima HGBT dapat mendapatkan pasokan gas yang terjangkau.

“Target kami, pada 2027 semua industri yang berhak mendapatkan HGBT bisa ter-cover,” ujar Bahlil, Selasa (28/10/2025).

Menurut Bahlil, pasokan gas domestik diprediksi melimpah pada periode 2025–2026. Namun, tidak seluruh produksi gas akan digunakan untuk kebutuhan dalam negeri karena sejumlah kontraktor, melalui Kontrak Kerja Sama (KKKS), telah mengalokasikan sekitar 30 persen gas untuk ekspor.

Baca Juga :  Ratusan Warga Terdampak Banjir Segera Dipindahkan ke Hunian Sementara di Koto Tangah

Pada 2027, beberapa lapangan migas besar di Indonesia dijadwalkan mulai berproduksi. Menteri Bahlil mencontohkan proyek-proyek seperti blok gas ENI di lepas pantai Kalimantan Timur dengan kapasitas sekitar 1.000 MMscfd, Mubadala Energy di Blok Andaman Selatan tahap pertama dengan kapasitas 300 MMscfd, serta beberapa lapangan gas baru di Papua dan Jawa Timur.

Saat ini, kebijakan HGBT diatur melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 255K Tahun 2024, yang mencakup tujuh sektor industri penerima, yakni pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, kaca, dan sarung tangan. Gas untuk kebutuhan energi diberikan dengan harga sekitar USD 7 per MMBTU, sedangkan gas untuk bahan baku ditetapkan USD 6,5 per MMBTU.

Baca Juga :  Polda Kalsel Tinjau Langsung Korban Diduga Keracunan MBG, Wakapolda Tunggu Hasil Lab

“Walaupun harga pasar gas saat ini sekitar USD 10–11 per MMBTU, HGBT tetap kami pastikan diberikan. Harga yang kami tetapkan memang lebih rendah, namun sesuai mekanisme HGBT,” jelas Bahlil.

Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong daya saing industri nasional sekaligus memastikan pasokan energi yang stabil dan terjangkau bagi sektor industri strategis Indonesia.

Berita Terkait

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
Bravo !! Petarung Wasaka Arum Jeram Kalsel Raih Dua Perak dan Satu Perunggu di Kejurnas Bali
FAJI Kalsel Sampaikan Terima Kasih Atas Dukungan untuk Kejurnas Arung Jeram di Bali, Targetkan Naik Podium
Siap Tempur di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim Bidik Podium
Super Advanture 2026 Diikuti 120 Tim, Mapala Piranha FPIK ULM Sukses Raih Juara 8
PCNU Banjar Belajar Tata Kelola Organisasi ke Mojokerto, Perkuat Struktur hingga Tingkat Desa
Pemerintah Gelontorkan Rp58,97 Triliun untuk Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
LPKSM Borneo Kalimantan Dukung Layanan Sertifikat 10 Hari, Minta Pengawasan Diperketat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:16 WITA

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Selasa, 29 September 2026 - 15:15 WITA

Bravo !! Petarung Wasaka Arum Jeram Kalsel Raih Dua Perak dan Satu Perunggu di Kejurnas Bali

Kamis, 24 September 2026 - 12:57 WITA

FAJI Kalsel Sampaikan Terima Kasih Atas Dukungan untuk Kejurnas Arung Jeram di Bali, Targetkan Naik Podium

Minggu, 13 September 2026 - 18:21 WITA

Siap Tempur di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim Bidik Podium

Sabtu, 12 September 2026 - 21:35 WITA

Super Advanture 2026 Diikuti 120 Tim, Mapala Piranha FPIK ULM Sukses Raih Juara 8

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA