Nelayan Kotabaru Hilang di Perairan Pulau Sebuku Ditemukan Selamat di Sulawesi Barat, Operasi SAR Dihentikan

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 16:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, KOTABARU – Kabar menggembirakan datang dari operasi pencarian nelayan asal Kotabaru yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Pulau Sebuku. Ridwan (71), yang akrab disapa Papa Ombo, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah hanyut hingga perairan Sulawesi Barat.

Nelayan tersebut diketahui hilang sejak 24 Februari 2026. Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif dengan menyisir area sekitar 20 mil laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) serta peralatan pendukung lainnya.

Titik terang muncul pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 15.40 WITA. Keluarga korban menerima informasi bahwa Ridwan telah ditemukan dan ditolong oleh nelayan di perairan Selat Makassar. Ia kemudian dievakuasi bersama perahunya menuju wilayah Pamboang, Pelabuhan Palipi, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Baca Juga :  Pemkab Kotabaru Matangkan RKPD 2027, Soroti Investasi hingga Infrastruktur Prioritas

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) selaku SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, menyampaikan rasa syukur atas keselamatan korban.

“Kami sangat bersyukur Bapak Ridwan ditemukan dalam keadaan selamat di Majene, Sulawesi Barat. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh unsur SAR serta koordinasi yang baik dengan pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kami usulkan untuk ditutup dan seluruh personel kembali ke satuan masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga :  Komandan Lanal Kotabaru Berganti, Tongkat Komando Resmi Diserahterimakan Kepada Letkol Laut (P) M. Harun Al Rasyid, S.T., M.Tr.Opsla

Proses pemulangan korban kini tengah dikoordinasikan oleh keluarga.

Keberhasilan pencarian ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai unsur, antara lain Pos SAR Kotabaru (Basarnas), Pos TNI AL Sekapung, Satpolair Polres Kotabaru, serta dukungan nelayan dan masyarakat setempat.

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi kemanusiaan ini resmi diakhiri.

Berita Terkait

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan
Insiden Tambang Bawah Tanah di Kotabaru, 7 Pekerja Meninggal Dunia Diduga Akibat Gas Beracun
DPRD Kotabaru Sidak Minimarket, Telusuri Kelangkaan Susu UHT Putih
Bupati Kotabaru Raih TOP Pembina BUMD 2026, Bukti Konsistensi Kinerja Daerah
DLH Kotabaru Gencarkan Patroli BAPILAH, Edukasi Warga Pesisir Kelola Sampah
Siaran Pers : Strategi Efisiensi dan Ekspansi, Indocement Cetak Laba Rp2,24 Triliun di Tengah Lesunya Pasar Semen 2025
Pulau Laut Utara Dominasi MTQ ke-56 Kotabaru, Sabet Gelar Juara Umum 2026
DPRD Kotabaru Bahas Tiga Raperda Inisiatif, Soroti Isu Bencana hingga Sampah
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:06 WITA

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Sabtu, 25 April 2026 - 09:14 WITA

Insiden Tambang Bawah Tanah di Kotabaru, 7 Pekerja Meninggal Dunia Diduga Akibat Gas Beracun

Selasa, 14 April 2026 - 19:18 WITA

DPRD Kotabaru Sidak Minimarket, Telusuri Kelangkaan Susu UHT Putih

Selasa, 14 April 2026 - 19:14 WITA

Bupati Kotabaru Raih TOP Pembina BUMD 2026, Bukti Konsistensi Kinerja Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 19:09 WITA

DLH Kotabaru Gencarkan Patroli BAPILAH, Edukasi Warga Pesisir Kelola Sampah

Berita Terbaru

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA