ULM Perkuat Keselamatan Kerja, Laboratorium Terpadu Kantongi Sertifikasi Internasional

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laboratorium Terpadu ULM kantongi sertifikat Internasional

Laboratorium Terpadu ULM kantongi sertifikat Internasional

pro1.id, BANJARBARU – Upaya Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam membangun lingkungan kerja yang aman dan berstandar internasional kian diperkuat. Laboratorium Terpadu ULM resmi mengantongi sertifikat ISO 45001:2018, standar global sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3), setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan audit oleh CBQA Indonesia.

Sertifikasi tersebut diserahkan langsung oleh pimpinan lembaga sertifikasi sebagai bentuk pengakuan atas penerapan sistem K3 yang konsisten, terdokumentasi, dan berbasis manajemen risiko di lingkungan laboratorium.

Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, menilai pencapaian ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi penting dalam membangun budaya kerja yang aman dan berorientasi mutu di lingkungan kampus.

“Standar ini memastikan setiap aktivitas memiliki pengendalian risiko yang jelas. Dengan ISO 45001, keselamatan bukan lagi reaktif, tetapi menjadi bagian dari perencanaan kerja,” ungkapnya.

Baca Juga :  Program DWA Dosen THP FPIK ULM Kenalkan Bola-Bola Nasi Ikan untuk Diversifikasi Olahan Bergizi

Ia menambahkan, keberhasilan Laboratorium Terpadu diharapkan menjadi contoh konkret bagi unit-unit kerja lain di ULM. Universitas, kata dia, tengah menyiapkan regulasi internal untuk memperluas penerapan prinsip K3 secara menyeluruh.

“Kami ingin keselamatan kerja menjadi kebiasaan, bukan kewajiban sesaat. Ke depan, penerapan K3 akan diperkuat melalui kebijakan resmi universitas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Terpadu ULM, Liling Triyasmono, mengungkapkan bahwa proses menuju sertifikasi memerlukan waktu panjang dan evaluasi ketat. Audit terakhir dilakukan pada akhir 2025, dengan penekanan pada kesiapan sumber daya manusia, kelengkapan sarana, serta pengelolaan risiko di setiap aktivitas laboratorium.

“Setelah sebelumnya kami memperoleh ISO 17025, sertifikasi ini melengkapi komitmen kami, khususnya dalam menjamin keselamatan pengguna dan pengelola laboratorium,” jelasnya.

Baca Juga :  ULM Rayakan Dies Natalis ke-67, Perkuat Peran dalam Pembangunan SDM dan Riset

Menurut Liling, Laboratorium Terpadu ULM tidak hanya berfungsi sebagai penunjang akademik, tetapi juga sebagai penyedia layanan pengujian bagi masyarakat dan mitra eksternal. Oleh karena itu, aspek keselamatan dan kesehatan kerja harus terintegrasi dalam setiap layanan yang diberikan.

“Kualitas layanan tidak akan berarti tanpa jaminan keselamatan. Itulah prinsip yang kami pegang,” katanya.

Dengan diraihnya ISO 45001:2018, Laboratorium Terpadu ULM diharapkan menjadi rujukan penerapan K3 di lingkungan pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat tata kelola laboratorium yang aman, profesional, dan berstandar internasional.

Berita Terkait

Mercedes-Benz Club Banjarmasin Rayakan HUT ke-9 Lewat Turnamen Tenis, Peserta Datang dari Kalsel hingga Nasional
BPKH Wilayah V Verifikasi 7.000 Hektare Kawasan Hutan di Banjar dan Kotabaru
ATTI Pusat Kukuhkan Pengurus DPD hingga Sasana di Kalsel, Perkuat Pembinaan Taiji Quan
Peminat Teknologi Hasil Perikanan FPIK ULM Meningkat, 42 Mahasiswa Bergabung pada 2026
15 Taruna Akpol dan AAL Tuntaskan Taruna Bakti di Kalsel, Dukung Penguatan Sekolah Rakyat
Disnakertrans Kalsel Gelar Job Fair 2026, Sediakan 1.945 Lowongan Kerja dari 46 Perusahaan
Muhammad Fatih Anwari dan Misha Adeeva Azzahra Dinobatkan sebagai Nanang Galuh Cilik Kalsel 2026
Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kilogram Sabu dan 556 Butir Ekstasi, 39 Tersangka Diamankan dari 26 Kasus

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:17 WITA

Mercedes-Benz Club Banjarmasin Rayakan HUT ke-9 Lewat Turnamen Tenis, Peserta Datang dari Kalsel hingga Nasional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:55 WITA

BPKH Wilayah V Verifikasi 7.000 Hektare Kawasan Hutan di Banjar dan Kotabaru

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:45 WITA

ATTI Pusat Kukuhkan Pengurus DPD hingga Sasana di Kalsel, Perkuat Pembinaan Taiji Quan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:35 WITA

Peminat Teknologi Hasil Perikanan FPIK ULM Meningkat, 42 Mahasiswa Bergabung pada 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:54 WITA

15 Taruna Akpol dan AAL Tuntaskan Taruna Bakti di Kalsel, Dukung Penguatan Sekolah Rakyat

Berita Terbaru