Impor Energi Tidak Bertambah, Pemerintah Hanya Alihkan Negara Pemasok

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO :KEMENTERIAN ESDM

FOTO :KEMENTERIAN ESDM

pro1.id, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa kerja sama perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat tidak berdampak pada penambahan kuota impor energi. Ia memastikan, kebijakan tersebut sebatas mengalihkan sumber pasokan dari negara lain ke Amerika Serikat.

Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Milad ke-28 Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Jakarta, Minggu (1/3).

Bahlil memaparkan, kebutuhan LPG nasional setiap tahun mencapai 8,3 juta ton. Sementara produksi dalam negeri baru sekitar 1,6 juta ton, sehingga Indonesia masih harus mengimpor kurang lebih 7 juta ton per tahun. Selain LPG, kebutuhan impor juga mencakup BBM dan minyak mentah (crude oil).

“Setiap tahun kita butuh 8,3 juta ton LPG, produksi kita baru 1,6 juta ton. Artinya sekitar 7 juta ton masih harus kita datangkan dari luar. Selain itu ada BBM dan crude, dan itulah yang kemarin kita sepakati di Amerika dengan nilai belanja sekitar USD15 miliar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Ia menekankan, kesepakatan tersebut tidak menambah volume impor, melainkan hanya memindahkan asal pembelian energi.

“Jumlah impornya tetap, tidak ada kenaikan. Kita hanya mengalihkan sumbernya saja ke negara yang berbeda,” katanya.

Terkait harga, Bahlil memastikan seluruh transaksi tetap mengikuti mekanisme pasar internasional. Bahkan, menurutnya, harga LPG dari Amerika Serikat relatif lebih kompetitif dibandingkan sejumlah pemasok lain.

“Harganya mengikuti harga pasar, jadi tidak ada selisih apakah beli dari Timur Tengah atau dari Amerika. Bahkan untuk LPG, dari Amerika justru lebih murah dibandingkan beberapa negara lain,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa langkah ini tidak akan mengganggu kedaulatan energi nasional maupun membebani negara.

“Kita hanya mengganti asal pasokan, volumenya sama. Jadi tidak perlu khawatir, kedaulatan bangsa tetap terjaga. Tidak mungkin saya mengambil kebijakan yang merugikan negara sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan Temukan Nitrat pada Nasi Kuning dan Sayur, Penyebab Dugaan Keracunan di Program MBG Martapura

Kesepakatan perdagangan energi senilai USD15 miliar tersebut tercantum dalam Reciprocal Trade Agreement (RTA) yang difinalisasi dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump di Washington DC pada 19 Februari.

Dalam perjanjian itu, Indonesia berkomitmen meningkatkan pembelian produk energi dari Amerika Serikat hingga sekitar USD15 miliar, dengan rincian impor LPG sekitar USD3,5 miliar, minyak mentah sekitar USD4,5 miliar, serta produk BBM tertentu sekitar USD7 miliar. Kerja sama tersebut juga mencakup potensi pembelian komoditas energi lain sesuai kebutuhan domestik, termasuk batubara metalurgi dan teknologi batubara bersih.

Pemerintah memastikan seluruh komitmen tersebut tetap disesuaikan dengan kebutuhan nasional, mempertimbangkan harga yang kompetitif serta kepentingan strategis Indonesia.

(Sumber : www.esdm.go.id)

Berita Terkait

Pemerintah Gelontorkan Rp58,97 Triliun untuk Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
PITTC 2026 Resmi Ditutup, Bupati Paser Apresiasi Atlet dan Panitia
Atlet Korea Selatan dan Jepang Jadi Magnet Paser International Table Tennis Championship 2026
Kotomi Omoda Menang Telak, Tunjukkan Dominasi di Paser International Table Tennis Championship 2026
Atlet Nasional dan Mancanegara Akui Ketangguhan Tuan Rumah di Paser International Table Tennis Championship 2026
Oh Minseo dan Kotomi Omoda Tampil Dominan, Sapu Bersih Laga di Paser International Table Tennis Championship 2026
Kotomi Omoda Singkirkan Wakil PTMSI Bekasi, Duel Sengit Warnai Paser International Table Tennis Championship 2026
Bupati Fahmi Fadli Raih Juara III Paser International Table Tennis Championship 2026

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 00:53 WITA

Pemerintah Gelontorkan Rp58,97 Triliun untuk Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Senin, 27 Juli 2026 - 00:41 WITA

PITTC 2026 Resmi Ditutup, Bupati Paser Apresiasi Atlet dan Panitia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:13 WITA

Atlet Korea Selatan dan Jepang Jadi Magnet Paser International Table Tennis Championship 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:09 WITA

Kotomi Omoda Menang Telak, Tunjukkan Dominasi di Paser International Table Tennis Championship 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:05 WITA

Atlet Nasional dan Mancanegara Akui Ketangguhan Tuan Rumah di Paser International Table Tennis Championship 2026

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA

Kota Banjarbaru

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:52 WITA