Penguatan Layanan KIA di RSD Idaman Digenjot, Dinilai Siap Naik Kelas ke Tingkat Utama

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 14:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Upaya peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak (KIA) di RSD Idaman Banjarbaru terus didorong melalui program pengampuan dari pemerintah pusat. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam menekan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan mutu layanan kesehatan di daerah.

Dokter spesialis neonatologi, Rinawati Rohsiswatmo, menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan sejumlah layanan prioritas yang perlu diperkuat di rumah sakit daerah. Secara umum terdapat sekitar 10 layanan utama, mulai dari penanganan penyakit jantung, stroke, kanker, hingga tuberkulosis.

Namun demikian, ia menekankan bahwa layanan KIA memiliki posisi yang sangat krusial dibandingkan layanan lainnya.

“Kalau penyakit seperti jantung atau kanker masih ada peluang sembuh. Tapi kalau ibu meninggal saat melahirkan, dampaknya besar bagi keluarga. Begitu juga jika bayi meninggal, itu menyangkut masa depan generasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Seorang Pria di Banjarbaru Diduga Dalam Pengaruh Lem Mencoba Membakar Dalam Rumah, Pelaku Diamankan dan Proses Rehabilitas di YPR Kobra Kalsel

Menurutnya, pengampuan merupakan bentuk pendampingan dari pemerintah pusat untuk memastikan setiap rumah sakit memiliki standar layanan yang memadai. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa peningkatan kompetensi tenaga medis, tetapi juga mencakup sarana prasarana hingga sistem pelayanan.

Dalam penilaiannya, RSD Idaman Banjarbaru menunjukkan perkembangan yang signifikan. Bahkan, dari sisi klasifikasi layanan, rumah sakit tersebut dinilai sudah berada pada level “utama”, meskipun sebelumnya masih dikategorikan “madya”.

“Kalau melihat kondisi saat ini, sebenarnya sudah mengarah ke utama. Tinggal melengkapi beberapa aspek agar benar-benar sesuai standar,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya percepatan peningkatan layanan agar tidak tertinggal dari rumah sakit rujukan lain di Kalimantan Selatan, seperti RSUD Ulin Banjarmasin yang saat ini telah berada pada level utama dan tengah didorong menuju paripurna.

Baca Juga :  Dinas Perkim Banjarbaru Bergerak Cepat Bersihkan Sisa Beton di Bundaran Palam Usai Insiden Truk Gandeng

Program penguatan KIA di RSD Idaman dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang, mengingat dukungan sumber daya manusia yang cukup lengkap, mulai dari dokter spesialis anak hingga dokter kandungan.

“Potensinya sudah ada, tinggal dimaksimalkan. Kalau layanan ini benar-benar naik kelas, manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Dengan peningkatan status layanan, rumah sakit juga berpotensi mendapatkan dukungan lebih besar, baik dari sisi pembiayaan melalui BPJS maupun bantuan alat kesehatan dari pemerintah pusat.

Ke depan, penguatan layanan KIA di RSD Idaman diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih komprehensif, khususnya bagi ibu dan anak.

Reporter : Muhamad Yuanda Putra

Editor : Muhammad Ervan Ariya Ramadani

Berita Terkait

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik
Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa
Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit
Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik
Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu
Di Balik Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita di Banjarbaru, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sekitar
Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara
Keluarga Temukan Kejanggalan pada Tubuh Balita yang Meninggal di Landasan Ulin, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:10 WITA

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:13 WITA

Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:11 WITA

Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:04 WITA

Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:01 WITA

Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu

Berita Terbaru