Karhutla Mulai Meningkat, Banjarbaru Siaga Hadapi Kemarau 2026

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru mulai menunjukkan peningkatan sejak awal tahun 2026. Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang diprediksi segera datang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru, Zaini, mengatakan tren kejadian karhutla yang mulai naik menjadi perhatian serius. Pihaknya kini terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menekan potensi dampak yang lebih luas.

“Melihat perkembangan yang ada, kami meningkatkan kewaspadaan dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Ini tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran lahan,” tegasnya.

Baca Juga :  Cekcok Soal Tuak, Pria di Banjarbaru Alami Luka Tusuk Akibat Emosi Sesaat

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarbaru, Harun Arrasyid, mengungkapkan sejak Januari hingga Maret 2026 telah tercatat 25 kejadian kebakaran lahan di wilayah tersebut.

“Trennya meningkat, terutama pada akhir Februari hingga Maret. Lokasinya masih didominasi wilayah rawan seperti Cempaka,” jelasnya, Selasa (14/4/2026).

Dari jumlah kejadian tersebut, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 3,3 hingga 3,8 hektare. Pola kebakaran juga cenderung berulang di titik yang sama setiap tahunnya.

Menurut Harun, peningkatan risiko karhutla dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari kondisi cuaca yang semakin kering, karakteristik lahan gambut yang mudah terbakar, hingga aktivitas manusia.

“Jika tren ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan kebakaran akan semakin meluas, bahkan mendekati kawasan permukiman,” katanya.

Baca Juga :  Banjarbaru Peringati HAKORDIA 2025: Pemerintah Ajak Semua Elemen Bersatu Memerangi Korupsi

Dampak yang ditimbulkan pun tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat akibat munculnya kabut asap.

“Yang kita antisipasi bukan hanya kebakaran, tapi juga dampak lanjutannya seperti kabut asap dan terganggunya aktivitas warga,” tambahnya.

Selain itu, berdasarkan informasi dari BMKG, musim kemarau tahun ini diperkirakan datang lebih awal, yakni sekitar akhir April hingga Mei, dengan kondisi yang lebih kering dibanding biasanya.

“Puncak musim panas diprediksi terjadi pada Agustus hingga September, dengan indikasi pengaruh El Nino yang bisa membuat kemarau lebih panjang,” tutupnya.

Dengan kondisi tersebut, BPBD Banjarbaru mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini guna mencegah terjadinya karhutla yang lebih luas.

Berita Terkait

BPBD Banjarbaru Matangkan Kesiapan Hadapi Karhutla, Posko dan Personel Disiagakan
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Dinkes Banjarbaru Genjot Imunisasi
Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala
Rapat Senat Terbuka FPIK ULM ke-137, Tiga Mahasiswi THP Raih Lulusan Terbaik
Penguatan Layanan KIA di RSD Idaman Digenjot, Dinilai Siap Naik Kelas ke Tingkat Utama
Perkuat Layanan Ibu dan Anak, RS Idaman Banjarbaru Gandeng RSCM sebagai Rumah Sakit Pengampu
RS Idaman Perkuat Layanan Neonatologi, Targetkan 24 Layanan Kesehatan Aktif 2027
Antisipasi Dampak Kemarau, PTAM Intan Banjar Fokus Jaga Ketersediaan Air Bersih
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:06 WITA

Karhutla Mulai Meningkat, Banjarbaru Siaga Hadapi Kemarau 2026

Selasa, 14 April 2026 - 19:00 WITA

BPBD Banjarbaru Matangkan Kesiapan Hadapi Karhutla, Posko dan Personel Disiagakan

Jumat, 10 April 2026 - 18:14 WITA

Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala

Rabu, 8 April 2026 - 15:49 WITA

Rapat Senat Terbuka FPIK ULM ke-137, Tiga Mahasiswi THP Raih Lulusan Terbaik

Senin, 6 April 2026 - 14:00 WITA

Penguatan Layanan KIA di RSD Idaman Digenjot, Dinilai Siap Naik Kelas ke Tingkat Utama

Berita Terbaru

FOTO : DISKOMINFO KOTABARU

Kabupaten Kotabaru

DPRD Kotabaru Sidak Minimarket, Telusuri Kelangkaan Susu UHT Putih

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:18 WITA

FOTO : DISKOMINFO KOTABARU

Kabupaten Kotabaru

Bupati Kotabaru Raih TOP Pembina BUMD 2026, Bukti Konsistensi Kinerja Daerah

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:14 WITA

Kabupaten Kotabaru

DLH Kotabaru Gencarkan Patroli BAPILAH, Edukasi Warga Pesisir Kelola Sampah

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:09 WITA

Kota Banjarbaru

Karhutla Mulai Meningkat, Banjarbaru Siaga Hadapi Kemarau 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:06 WITA