Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 10:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Pemandangan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Kota Banjarbaru mengalami perubahan dalam beberapa hari terakhir. Jalur pengisian BBM jenis Pertalite terlihat lebih padat dibanding biasanya, sementara antrean di dispenser Pertamax tampak lebih lengang.

Pantauan pada Senin (15/06/2026) menunjukkan banyak pengendara memilih mengisi Pertalite di tengah kenaikan harga Pertamax yang kini berada di angka Rp17.000 per liter.

Salah satu pengendara sepeda motor, Bahrudin, mengaku keputusan beralih ke Pertalite dilakukan untuk mengurangi beban pengeluaran sehari-hari. Menurutnya, selisih harga yang cukup besar membuatnya mempertimbangkan kembali penggunaan BBM non-subsidi tersebut.

“Sebelumnya saya memang rutin pakai Pertamax. Tapi sekarang harganya sudah Rp17 ribu per liter, jadi saya beralih ke Pertalite. Walaupun antreannya lebih panjang, tetap lebih ringan untuk pengeluaran,” katanya.

Baca Juga :  Banjir Genangi Lahan Pertanian di Banjarbaru, Petani Sayur Keluhkan Mutu Panen

Fenomena serupa juga dirasakan Dewi, seorang pengguna mobil yang ditemui saat mengantre di SPBU. Ia mengaku kini lebih sering menggunakan kendaraan lain yang masih kompatibel dengan Pertalite dibanding mobil yang biasa diisi Pertamax.

“Untuk sementara saya pakai mobil yang bisa menggunakan Pertalite. Kalau hanya untuk aktivitas di sekitar Banjarbaru rasanya sudah cukup dan tentu lebih hemat dibanding harus isi Pertamax terus,” ujarnya.

Sementara itu, Bima yang selama ini menggunakan Pertalite mengaku mulai merasakan perubahan jumlah kendaraan yang mengantre dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, antrean kini lebih panjang dibanding kondisi sebelumnya.

“Dari dulu saya memang pakai Pertalite. Tapi sekarang antreannya terasa lebih ramai. Dulu jumlah kendaraan di jalur Pertalite dan Pertamax tidak terlalu jauh berbeda,” katanya.

Baca Juga :  Memasuki Musim Kemarau : Air PTAM Intan Banjar Dipastikan Aman Dikonsumsi, Masyarakat Diimbau Tak Perlu Khawatir

Ia menduga bertambahnya antrean tersebut tidak terlepas dari keputusan sebagian pengguna Pertamax yang mulai beralih ke BBM dengan harga lebih terjangkau.

“Kalau menurut saya memang karena harga Pertamax naik. Banyak yang mungkin mencari alternatif supaya biaya transportasinya tidak terlalu besar,” tutupnya.

Berita Terkait

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan
104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru
Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru
Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media
Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA
Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Banjar dan Banjarbaru, Akses Warga Diperkuat
59 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Rampung, Operasional Ditargetkan Segera Berjalan
Banjarbaru Raih Skor 100,00, Jadi Peringkat Teratas IKADA se-Kanreg VIII

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:52 WITA

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:44 WITA

Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA

Berita Terbaru