pro1.id, TANAH LAUT – Dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Lambung Mangkurat kembali melaksanakan kegiatan Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) melalui edukasi pengolahan pangan bergizi kepada masyarakat Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (24/05/2026).
Kegiatan kali ini menghadirkan inovasi “Bola-Bola Nasi Ikan” sebagai upaya diversifikasi olahan ikan yang ditujukan untuk meningkatkan minat konsumsi ikan pada anak-anak sekaligus pemanfaatan nasi sisa rumah tangga.

Ketua kelompok pengabdian, Dr. Ir. Yuspihana Fitrial S.Pi., M.Si mengatakan konsumsi ikan sangat penting terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan karena memiliki kandungan protein tinggi yang baik untuk perkembangan tubuh.
“Anak-anak itu penting makan ikan karena kandungan proteinnya tinggi dan bagus untuk pertumbuhan,” ujarnya.
Menurutnya, inovasi bola-bola nasi ikan dibuat dengan mengombinasikan nasi dan ikan dengan perbandingan satu banding satu sehingga kebutuhan karbohidrat dan protein dapat terpenuhi dalam satu produk makanan.

Ia menjelaskan bentuk makanan dibuat menyerupai camilan modern seperti bakso dan nugget agar lebih menarik bagi anak-anak yang sulit makan ikan.
“Kalau dibuat menarik seperti ini, anak-anak biasanya lebih suka. Jadi gizinya tetap terpenuhi,” katanya.
Selain untuk kebutuhan gizi keluarga, produk tersebut juga diharapkan dapat menjadi peluang usaha rumahan bagi ibu-ibu rumah tangga.

Yuspihana menyebut bahan yang digunakan cukup sederhana dan dapat memanfaatkan nasi sisa agar tidak terbuang percuma.
“Bisa menggunakan ikan laut ataupun ikan sungai, gizinya tetap baik. Tinggal bagaimana pengolahannya,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat tidak hanya memanfaatkan inovasi tersebut untuk konsumsi rumah tangga, tetapi juga dapat mengembangkannya menjadi produk UMKM yang bernilai ekonomi.
Program pengabdian tersebut mengusung tema Bola-Bola Nasi Ikan sebagai Upaya Diversifikasi Olahan Ikan.
Kepala Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Bibit Guntoro mengapresiasi kegiatan pengabdian yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan hari ini memberikan sesuatu yang luar biasa kepada masyarakat kami dan warga juga sangat antusias. Pengalaman tentang pendidikan memasak dan pengolahan pangan ini sangat berkesan dan nantinya akan kami kembangkan menjadi UMKM di Desa Nusa Indah,” ujarnya.

Ia menegaskan pelatihan tersebut akan ditindaklanjuti menjadi program prioritas di tingkat RT agar masyarakat yang belum memahami pengolahan produk dapat kembali diberikan edukasi.
“Nanti akan kami agendakan lagi pelatihan lanjutan supaya produk-produk ini benar-benar bisa diproduksi dan dikembangkan oleh warga Desa Nusa Indah,” pungkasnya.
Tim pelaksana kegiatan terdiri dari Dr. Ir. Rita Khairina, Sitti Hardiyanti Rachman S.Pi., M.Si, Dr. Ir. Dewi Kartika Sari M.P, dan Dr. Ir. Yuspihana Fitrial S.Pi., M.Si serta Mahasiswa dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat.









