pro1.id, BANJARBARU – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mematangkan proses seleksi calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kalimantan Selatan melalui uji kelayakan dan kepatutan tahap II yang digelar di Sekretariat DPW PKB Kalsel, Sabtu (25/04/2026).
Tahapan ini menjadi lanjutan dari proses penjaringan sebelumnya yang dimulai dari pemetaan wilayah hingga penetapan kandidat melalui musyawarah cabang.
Ketua Bidang Hukum, Perundang-undangan dan Hankam DPP PKB, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kandidat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas.
“Sejak awal kita lakukan pemetaan, lalu muncul beberapa nama yang kemudian mengikuti uji kelayakan tahap pertama. Di tahap itu kita melibatkan psikolog untuk melihat potensi mereka,” ujarnya.
Memasuki tahap kedua, penilaian difokuskan pada kemampuan memimpin dan kesiapan kandidat dalam membesarkan partai di daerah.
“Di tahap ini kita melihat kemampuan manajerial, cara mereka membaca situasi, serta kesiapan dalam memimpin dan mengembangkan partai,” jelasnya.
Ia menegaskan, hasil dari seluruh rangkaian seleksi tidak diputuskan di daerah, melainkan akan dibawa ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk ditentukan melalui mekanisme pleno.
“Hasilnya nanti akan kami serahkan ke DPP. Di sana akan diputuskan siapa yang layak memimpin,” katanya.
Lebih lanjut, Ahmad Fauzi menekankan pentingnya peran ketua DPC agar mampu menjaga konsolidasi dan memperluas kekuatan partai hingga ke tingkat bawah.
“Ketua DPC harus aktif, memperkuat struktur sampai ke akar rumput, dan menjadikan partai hadir di tengah masyarakat setiap waktu,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Kalimantan Selatan, Hilyah Aulia, menyebutkan bahwa uji kelayakan tahap II juga menggali pemahaman kandidat terhadap ideologi partai serta strategi pengembangan organisasi.
“Kami ingin melihat bagaimana mereka memahami partai sekaligus memiliki strategi untuk membesarkannya, baik di legislatif maupun di struktur organisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh hasil penilaian akan langsung dibawa ke pusat untuk dibahas lebih lanjut.
“Berkas hasil seleksi langsung dikirim ke DPP dan akan diplenokan untuk penentuan akhir,” jelasnya.
Dengan proses seleksi berlapis ini, PKB berharap dapat melahirkan pemimpin cabang yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga visi kuat dalam memperkuat peran partai di Kalimantan Selatan periode 2026–2030.









