Muhammad Fatih Anwari dan Misha Adeeva Azzahra Dinobatkan sebagai Nanang Galuh Cilik Kalsel 2026

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:11 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

pro1.id, BANJARMASIN – Grand Final Pemilihan Nanang Galuh (Naga) Cilik Kalimantan Selatan 2026 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Kebudayaan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (2/8/2026), menetapkan Muhammad Fatih Anwari dari Kabupaten Banjar sebagai Nanang Cilik Kalimantan Selatan 2026. Sementara gelar Galuh Cilik Kalimantan Selatan 2026 diraih Misha Adeeva Azzahra dari Kabupaten Tabalong.

Ajang tersebut diikuti 40 finalis yang berasal dari 11 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Setelah melalui serangkaian penilaian, dewan juri juga menetapkan Raffa Akbar dari Kota Banjarmasin dan Noor Fathiya Hanifa dari Kabupaten Tapin sebagai juara kedua kategori Nanang dan Galuh Cilik. Adapun juara ketiga diraih Genta Pateh dari Kabupaten Tabalong serta Moza Irfa Aisyana Kamila dari Kota Banjarmasin.

Malam puncak pemilihan dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Selatan Dinansyah mewakili Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Tenaga Ahli Gubernur Kalimantan Selatan Afrizaldi, jajaran Disdikbud Kalsel, dewan juri, perwakilan TP PKK, BKOW, serta orang tua para finalis.

Baca Juga :  Siap Tempur di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim Bidik Podium

Dalam sambutannya, Dinansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah mengikuti proses seleksi sejak tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Ia berharap pada penyelenggaraan tahun mendatang seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan dapat mengirimkan wakil sehingga ajang tersebut semakin mencerminkan kekayaan budaya Banua.

“Hari ini kita menyaksikan 40 finalis dari 11 kabupaten dan kota yang telah melewati penilaian dan unjuk bakat sejak di daerah masing-masing. Saya berharap tahun depan seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dapat mengirimkan wakilnya sehingga ajang ini benar-benar menjadi cerminan budaya Banua secara utuh,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk tampil percaya diri, bangga terhadap daerah asal, serta terus menggunakan bahasa Banjar sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya daerah.

“Tampillah dengan percaya diri dan gembira. Sebut nama daerah masing-masing dengan bangga, gunakan bahasa Banjar dengan fasih, dan jangan takut keliru. Juri tidak hanya menilai keterampilan penampilan, tetapi juga sikap, kesopanan, dan pengetahuan tentang budaya Banua,” katanya.

Baca Juga :  Kontingen FAJI Kalsel Resmi Berangkat ke Kejurnas Arung Jeram di Sungai Ayung Bali

Sementara itu, Tenaga Ahli Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus Juri Kehormatan, Afrizaldi, menilai ajang tersebut menjadi wadah penting dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menjaga sekaligus memperkenalkan budaya Banua kepada masyarakat yang lebih luas.

Di kesempatan yang sama, Kepala Disdikbud Kalimantan Selatan Abdul Rahim melalui Kepala Bidang Kebudayaan Eddy Suwarto menegaskan bahwa Pemilihan Nanang Galuh Cilik bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penanaman kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.

“Hari ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi Nanang Galuh Cilik. Ini adalah tentang keberanian anak-anak untuk tampil, belajar, mengenal budayanya, dan dengan bangga mengatakan bahwa mereka adalah anak Banua Kalimantan Selatan,” ungkap Eddy.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap lahir generasi muda yang percaya diri, berkarakter, serta mampu menjadi duta pelestari budaya Banua hingga tingkat nasional maupun internasional.

Sumber : MC Kalsel

Berita Terkait

KAKI Desak Kejati Kalsel Tuntaskan Mafia Tanah HSS, Dugaan Penyimpangan Sejumlah Proyek Ikut Disorot
Persaingan Panas Berakhir! Angkatan 24 Keluar sebagai Juara Umum POH HIMALOGIKAN 2026
Persaingan Sengit di Futsal POH HIMALOGIKAN 2026, Angkatan 23 Keluar sebagai Juara
Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan
Akt 24 Sapu Bersih Skor 3-0, Rebut Gelar Juara Mobile Legends POH HIMALOGIKAN 2026
Lapangan Jadi Saksi! Empat Tim Angkatan Siap Bertarung di Futsal POH HIMALOGIKAN 2026
Lima Tim Bersaing dalam Pertandingan Mobile Legends POH HIMALOGIKAN 2026
Respons Cepat Kebocoran Pipa Banjarbakula, PTAM Intan Banjar Andalkan Air Irigasi Riam Kanan Jaga Pasokan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WITA

Persaingan Panas Berakhir! Angkatan 24 Keluar sebagai Juara Umum POH HIMALOGIKAN 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Persaingan Sengit di Futsal POH HIMALOGIKAN 2026, Angkatan 23 Keluar sebagai Juara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:05 WITA

Akt 24 Sapu Bersih Skor 3-0, Rebut Gelar Juara Mobile Legends POH HIMALOGIKAN 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:01 WITA

Lapangan Jadi Saksi! Empat Tim Angkatan Siap Bertarung di Futsal POH HIMALOGIKAN 2026

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:51 WITA