Polda Kalsel Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Antarprovinsi, Sita 44,5 Kg Sabu dan 24 Ribu Ekstasi

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 07:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARMASIN – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan kembali mencatat prestasi besar dengan menggagalkan peredaran narkotika jaringan antarprovinsi yang melibatkan wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 44,5 kilogram sabu-sabu dan 24.928 butir ekstasi, serta menangkap tiga tersangka yang diduga kuat bagian dari jaringan besar Fredy Pratama.

 

Keberhasilan ini diumumkan dalam konferensi pers di Aula Presisi Ditresnarkoba Polda Kalsel, Rabu (5/11/2025), dipimpin oleh Dirresnarkoba Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono bersama Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi dan jajaran perwira Ditresnarkoba lainnya.

 

Dalam keterangannya, Kombes Pol Baktiar mengungkapkan pengungkapan tersebut berasal dari dua laporan polisi.

Baca Juga :  Perempuan Diduga Lompat dari Flyover Km 4,5 Banjarmasin, Dilarikan ke RSUD Ulin

Kasus pertama terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, dengan tersangka SB dan WC. Barang bukti yang disita meliputi 27 kilogram sabu, 24.928 butir ekstasi, uang tunai Rp18,1 juta, satu unit mobil Toyota Calya, serta sejumlah barang pribadi.

 

Kasus kedua berlangsung di Jalan Pramuka, Banjarmasin, dengan tersangka ED. Dari pelaku ini, polisi menyita 17,4 kilogram sabu, uang tunai Rp3 juta, tiket perjalanan, serta ponsel dan dokumen identitas.

 

> “Ketiga pelaku berasal dari luar daerah, yakni Lampung, Bojonegoro, dan Pekanbaru. Ketiganya memiliki keterkaitan dengan jaringan narkoba yang dikendalikan oleh DPO Fredy Pratama,” jelas Kombes Pol Baktiar.

Baca Juga :  DPUTR Paser Gelar Forum Jasa Konstruksi, Dorong SDM Kompeten untuk Infrastruktur Berkualitas

 

Total barang bukti dalam dua kasus ini ditaksir bernilai Rp91,7 miliar. Dari perhitungan tersebut, Polda Kalsel berhasil menyelamatkan lebih dari 247 ribu jiwa dari bahaya narkoba dan berpotensi menghemat biaya rehabilitasi negara hingga Rp1,23 triliun.

 

> “Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan Polda lain dan instansi terkait untuk menutup jalur peredaran narkoba di wilayah Kalimantan,” tegas Baktiar.

 

Dengan pengungkapan ini, Polda Kalsel menegaskan komitmennya dalam perang melawan narkoba dan terus menindak tegas jaringan peredaran gelap yang masih beroperasi lintas provinsi.

Berita Terkait

Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara
Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Balita di Banjarbaru, Ibu Kandung Jalani Pemeriksaan
Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Desa Lok Tunggul, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Balai Gakkum Kalimantan Bongkar Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Satu Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi, Jaringan Diduga Terhubung Antarprovinsi
Polisi Bergerak Cepat, Dua Terduga Pelaku Penyanderaan Remaja Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:15 WITA

Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

Senin, 8 Juni 2026 - 12:48 WITA

Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:09 WITA

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Balita di Banjarbaru, Ibu Kandung Jalani Pemeriksaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:45 WITA

Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Desa Lok Tunggul, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru